Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Kabar adanya jemaah calon haji (JCH) di Jawa Tengah yang menunda keberangkatan tahun ini justru membawa dampak tak terduga bagi Kabupaten Karanganyar.
Dari kekosongan tersebut, Karanganyar mendapat tambahan kuota dua orang untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.
Tambahan ini membuat jumlah JCH asal Karanganyar pada 2026 meningkat dari sebelumnya 588 menjadi 590 orang.
Kesempatan ini berasal dari slot kosong milik jemaah yang batal berangkat karena berbagai kendala.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Karanganyar, Sofyan Hadi, menjelaskan bahwa tambahan kuota tersebut memang dialihkan untuk daerah lain yang siap mengisi.
"Tahun ini kuota haji di Kabupaten Karanganyar bertambah 2 yang semula 588 orang kini menjadi 590," kata Sofyan, Jum'at (24/4/2026).
Ia menegaskan, dua kuota tambahan itu bukan berasal dari penambahan nasional, melainkan pengisian dari kursi kosong akibat penundaan keberangkatan JCH di wilayah lain.
Baca juga: Catat! Begini Alur Layanan Jemaah Haji di Asrama Donohudan Boyolali, Semua Selesai Sekali Jalan
"Slot yang kosong yang akan diisi calhaj cadangan dari Kabupaten Karanganyar berasal dari calhaj yang menunda keberangkatan naik haji di tahun ini di wilayah Jateng dan tempat yang kosong itu akan diisi dari calhaj cadangan sesuai urutan nomor porsi dari Karanganyar," kata dia.
Lebih lanjut, Sofyan menyebut dua jemaah tambahan tersebut nantinya akan ditempatkan di kelompok terbang (kloter) yang berbeda.
Hal ini menyesuaikan dengan distribusi kursi kosong yang tersedia dalam sistem pemberangkatan.
Baca juga: 5 dari 10 JCH Embarkasi Solo yang Sakit Sudah Membaik, Bakal Diikutkan Penerbangan Berikutnya
Dengan adanya tambahan ini, peluang bagi calon jemaah cadangan asal Karanganyar pun terbuka, sekaligus memastikan kuota yang tersedia tetap terisi optimal.