Wahana Permainan di Alun-alun Toboali Ditargetkan Kembali Beroperasi Awal Juni 2026
Hendra April 24, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menargetkan pengoperasian kembali wahana permainan bianglala dan rainbow slide di Alun-Alun Kota Toboali pada awal Juni 2026.

Persiapan dilakukan setelah penyelesaian administrasi dan skema pengelolaan oleh pihak ketiga. Wahana ini diharapkan kembali menjadi daya tarik wisata sekaligus ruang rekreasi masyarakat.

Pengoperasian kembali juga diarahkan untuk mendorong geliat ekonomi lokal menjelang momentum libur sekolah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan, Evi Sastra, berujar target operasional telah disusun dengan mempertimbangkan kesiapan teknis dan pengelolaan.

Pemerintah daerah saat ini tengah menuntaskan tahapan penilaian nilai sewa sebagai dasar penetapan retribusi. Penilaian tersebut melibatkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang.

“Kami menargetkan untuk wahana permainan bianglala dan rainbow slide bisa kembali beroperasi pada awal Juni 2026,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Jumat (24/4/2026).

Evi menjelaskan, setelah proses penilaian selesai, pengelolaan wahana akan dilelang kepada pihak ketiga. Skema ini dipilih untuk memastikan pengoperasian berjalan optimal dan profesional.

Pihak pengelola nantinya akan dikontrak selama satu tahun dengan target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Untuk tarif saat ini pemerintah daerah telah menetapkan harga tiket yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Wahana bianglala dipatok sebesar Rp25.000 per orang, sementara rainbow slide sebesar Rp15.000 per orang. Selain itu, tersedia paket tiket gabungan yang memberikan efisiensi biaya bagi pengunjung.

Pengunjung yang membeli paket tiket gabungan cukup membayar Rp35.000 untuk menikmati kedua wahana. Namun apakah ada perubahan tarif atau tidak pemerintah daerah masih menunggu penilaian dari KPKNL. Dipastikan tarif tersebut tidak akan dipengaruhi oleh hari maupun jam operasional.

“Kebijakan ini diambil untuk menjaga konsistensi harga dan kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah juga memastikan transparansi dalam pengelolaan tarif retribusi,” jelas Evi Sastra.

Adapun jam operasional wahana telah ditetapkan untuk menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Pada hari Senin hingga Kamis, wahana dibuka mulai pukul 11.00 WIB hingga 20.00 WIB. Sementara pada akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu, operasional dimulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Secara teknis, wahana bianglala dibangun dengan ketinggian mencapai 30 meter. Terdapat 18 kabin yang masing-masing mampu menampung empat hingga enam orang pengunjung. Sementara itu, rainbow slide memiliki tinggi tujuh meter dengan lebar enam meter dan panjang lintasan mencapai 56 meter.

“Fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengalaman rekreasi yang aman dan menarik bagi pengunjung,” katanya.

Evi Sastra berharap pengoperasian kembali wahana ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran wahana tersebut dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Toboali. Selain itu, sektor usaha kecil dan menengah di sekitar lokasi juga diharapkan ikut tumbuh.

“Kami berharap pengoperasian wahana ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat,” pungkas Evi Sastra. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Caption: Himpang Lima Habang - Kondisi sejumlah wahana permainan yang ada di kawasan Himpang Lima Habang, Jumat (24/4/2026). Wahana tersebut sudah mulai resmi beroperasi sejak Februari 2025 silam. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.