Bank Indonesia - TNI AL Misi Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Pulau Terpencil Indonesia
Wiwit Purwanto April 24, 2026 04:50 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Bank Indonesia (Bl) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali melaksanakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2026.

Kick-off ERB 2026 digelar di dermaga Komando Armada (Koarmada) II TNI AL di Ujung, Surabaya, Kamis (23/4/2026), yang ditandai dengan pelepasan keberangkatan KRI Makassar 590 yang akan membawa tim BI berkeliling ke pulau-pulau Terdepan Terluar dan Terpencil (3T) di Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P Gozah, yang memimpin kick off secara daring, menyampaikan bahwa sesuai amanat UUD 1945, UU Bank Indonesia dan UU Mata Uang.

BI merupakan satu-satunya lembaga yang diberikan tugas dan wewenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, yang juga merupakan simbol kedaulatan negara.

"Kami ditugaskan untuk memastikan uang Rupiah layak edar senantiasa tersedia memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah NKRI, dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai," kata Ricky.

Baca juga: DIrektur EDR Bank Indonesia Meyakini Ekonomi Syariah Jadi Masa Depan Indonesia

Dalam pelaksanaamnya, BI menghadapi sejumlah tantangan yang tidak ringan antara lain kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan keterbatasan infrastruktur yang menyebabkan tidak semua wilayah dapat dijangkau secara optimal serta berbatasan dengan 11 negara tetangga.

Jaga Kedaulatan Mata Uang Nasional

Pada wilayah ini kerap ditemukan mata uang asing selain Rupiah sebagar alat pembayaran di wilayah perbatasan, yang berpotensi mengganggu kedaulatan mata uang nasional.

"Oleh karenanya, sinergi antara BI dengan TNI AL terus diperkuat. Dari sisi hankam, TNI AL adalah garda terdepan untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan laut NKRI. Sementara, dari sisi ekonomi, BI berperan menjaga kedaulatan Rupiah sebagal simbol negara," jelas Ricky.

Dia juga menegaskan Rupiah wajib dijaga, dihormati, dirawat dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“BI dan TNI AL adalah saudara dengan garis tangan yang sama, yaitu menjaga kedaulatan bangsa”, tambahnya.

Baca juga: Biaya Terbaru Bayi Tabung di RSPAL Surabaya: Guru & TNI AL Rp 62 Juta

Sejak tahun 2012 sampai dengan 2025, ERB telah menjangkau 565 pulau melalui 110 kegiatan kas keliling. Tahun 2025 mencatat capaian 18 kegiatan ERB, menjangkau 91 pulau dengan total nilai penukaran uang mencapal Rp154,4 miliar.

Selain kegiatan penukaran uang, dalam ERB juga dilakukan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, layanan kesehatan, bantuan sosial serta program bela negara oleh TNI AL.

Ricky menambahkan bahwa inisiatif kerja sama antara BI dan TNI AL dalam ERB ini pernah diganjar penghargaan internasional pada Annual Central Banking Award 2024 di Inggris. “Hal ini sangat sulit direplikasi oleh negara lain, Luar Biasa”, sambung Ricky.

Di 2026 ini, ekspedisi ERB akan diperluas baik dari jangkauan wilayah maupun program kegiatan. Frekuensi kegiatan ditingkatkan menjadi 19 provinsi dengan target jangkauan 97 pulau 3T.

Selain itu, terdapat 4 provinsi yang akan melakukan ERB secara mandiri dengan jangkauan 18 pulau 3T.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bl Jawa Timur, Ibrahim menambahkan, kegiatan ERB di wilayah Jawa Timur 2026 akan berlangsung pada tanggal 23 April sampai dengan 29 April 2026.

"Dengan menyasar lima pulau, yakni Bawean, Sapeken, Masalembu, Kangean, dan Sakala dengan menggunakan KRI Makassar-590 ini," imbuh Ibrahim.

Bl akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan dengan seluruh mitra strategis.

Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju hingga ke pelosok negeri.

Selain dihadiri secara langsung oleh Ibrahim, kegiatan di dermaga Koarmada II juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono dan sejumlah petinggi dari TNI AL.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.