TRIBUN-MEDAN.COM, PANDAN-Kepolisian Resor Tapanuli Tengah meningkatkan patroli malam melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) guna menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli yang digelar Kamis (23/4/2026) malam itu menyasar aksi balap liar, geng motor, hingga peredaran narkotika.
Kapolres Tapanuli Tengah melalui Kasat Lantas AKP Dela Antomi selaku perwira pengawas, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.
“Patroli Blue Light ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di malam hari serta menekan potensi tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor,” ujar Dela.
Patroli dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan dari Sat Samapta, Reskrim, Intelkam, serta jajaran Polsek Pandan. Petugas menyisir sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Alun-alun Pandan, Lapas Kelas IIA Sibolga, perbatasan Sarudik–Kota Sibolga, hingga lokasi hiburan seperti kafe dan tempat biliar.
Selain pemantauan di jalan, petugas juga menyambangi tempat keramaian untuk memberikan imbauan kepada pemilik usaha agar membatasi jam operasional. Pengunjung pun diminta kembali ke rumah lebih awal guna menghindari potensi gangguan keamanan.
Hingga patroli berakhir sekitar pukul 23.15 WIB, situasi di wilayah Pandan, Sibuluan, dan Sarudik dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas balap liar, tawuran, geng motor, maupun kepemilikan senjata tajam selama kegiatan berlangsung.
Polres Tapanuli Tengah menegaskan patroli KRYD akan terus digelar secara berkala sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.(Jun-tribun-medan.com).