TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Taktik diterapkan Ahmad Amiruddin saat menjamu Persik Kediri berhasil.
PSM Makassar menumbangkan Persik Kediri 3-1 di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (23/3/2026).
Tambahan tiga poin membuat PSM Makassar bisa bernapas lega usai menjauh dari zona merah.
Klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini bertengger di peringkat 13 dengan 31 poin.
Hasil tersebut membawa PSM Makassar memutus tren delapan laga tanpa menang di kandang.
Kemenangan PSM Makassar tak lepas dari keputusan tepat dalam pemilihan dan penempatan pemain.
Lawan Persik, PSM Makassar tampil pincang di lini belakang.
Baca juga: Cetak Satu Gol dan Satu Assist, Sheriddin Boboev Pemain Terbaik Laga PSM Makassar vs Persik Kediri
Bek tengah Dusan Lagator dan bek sayap kanan Syahrul Lasinari absen karena cedera dan akumulasi kartu kuning.
Ahmad Amiruddin menarik Ananda Raehan yang berposisi gelandang bertahan sebagai bek sayap kanan.
Ananda Raehan berhasil menjalankan peran di posisi barunya tersebut dengan baik.
Pemain nomor punggung 88 ini tampil kokoh di sektor kanan pertahanan.
Tiga tekel, dua intersep, dua ball recovery dan satu sapuan dibukukan.
Bahkan, penalti berujung gol didapatkan PSM Makassar usai Sheriddin Boboev dilanggar Muhamad Firly tak lepas dari kontribusi Ananda Raehan.
Pemain Timnas U-23 Indonesia ini yang mengirim umpan kepada Sheriddin Boboev ke area kotak penalti Persik, sehingga langsung dilanggar.
Pilihan tepat juga dilakukan Ahmad Amiruddin memainkan Daisuke Sakai di lapangan tengah.
Pemain asal Jepang ini bahu-membahu dengan M Arfan dan Gledson Paixao mematikan serangan lawan.
Daisuke Sakai kini lebih bermain box to box, bukan sebagai pengatur serangan.
Daisuke Sakai sukses menjalankan tugas sebagai penyeimbang. Dua ball recovery, dua tekel dan satu intersep dicatatkan.
Pemain nomor punggung ini lebih banyak berada di tengah lapangan.
Justru M Arfan lebih fokus menyerang. Hasilnya, satu assist ditorehkan M Arfan setelah memberikan bola kepada Sheriddin Boboev yang berhasil diselesaikan menjadi gol.
Tak hanya itu, pergantian pemain di babak kedua berjalan baik.
Masuknya Luka Cumic menambah daya gedor PSM Makassar.
Luka Cumic mencatatkan namanya di papan skor di menit 97 usai memanfaatkan umpan terobosan Sheriddin Boboev.
Pengamat Sepak Bola Imran Amirullah mengatakan, taktikal diterapkan tim kepelatihan PSM Makassar berhasil.
Buktinya dengan kemenangan didapatkan dari Macan Putih.
Penempatan Ananda Raehan, Daisuke Sakai dan masuknya Luka Cumi pasti telah dipertimbangkan.
Ananda Raehan ini punya tenaga dan crossingnya bagus. Daisuke Sakai punya mobilitas dan mau berduel memenangkan bola.
Sedangkan Luka Cumic dimainkan setelah melihat lini belakang lawan kelelahan pasca bertarung dengan Alex Tank yang jadi starter.
“Taktik berjalan sesuai diinginkan pelatih, sehingga bisa menang,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (24/4/2026).
Kini, sebut Imran, konsistensi menjadi ujian bagi PSM Makassar.
Mampu tidak Yuran Fernandes meraih kemenangan di pertandingan selanjutnya.
Mengingat PSM Makassar musim ini sulit raih kemenangan beruntun.
“Kita mau lihat bisa tidak PSM Makassar konsisten hingga akhir musim,” sebut mantan pelatih PSM Makassar ini.
Sementara Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengungkapkan, kemenangan didapatkan dari Persik tak lepas dari evaluasi pasca kalah dari Borneo Samarinda FC.
Apalagi, Yuran Fernandes cs kerap unggul lebih dulu, tapi lawan mampu membalikkan keadaan.
Hasilnya, taktikal diperbaiki, meningkatkan kemampuan dan mentalitas bertanding.
Lawan Persik, para pemain benar-benar menunjukkan mentalitas Laskar Ayam Jantan dari Timur.
“Alhamdulillah malam ini pemain menunjukkan apa itu mentalitas PSM Makassar,” sebutnya. (*)