TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Rumah milik Nono Carsono, warga di Desa Madusari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, nyaris ludes terbakar, Kamis (23/4/2026) malam.
Kejadian sekira pukul pukul 22.15 WIB itu berawal dari api yang muncul dari area garasi.
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Cilacap, Gatot Arief Widodo menjelaskan, api diduga muncul akibat korsleting listrik.
"Api diduga berasal dari korsleting listrik pada mobil yang berada di garasi, kemudian merembet ke bagian lain rumah hingga membesar," ujar Gatot, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Peredaran Tembakau Sintetis di Cilacap Terbongkar, Tiga Remaja Ditangkap
Ia menyebut, kondisi rumah yang kosong membuat api cepat membesar tanpa penanganan awal dari penghuni.
"Pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang bekerja di luar negeri, sehingga api tidak segera tertangani di awal," jelasnya.
Kebakaran ini pertama kali diketahui Yuli, tetangga korban.
Yuli yang melihat kobaran api mulai membesar langsung berteriak minta tolong.
"Warga kemudian berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman secara manual sambil menunggu petugas datang," katanya.
Kepala Desa Madusari pun segera menghubungi Pos Damkar Majenang setelah menerima laporan dari warga.
"Petugas kami menerima laporan dan langsung menuju lokasi, dengan waktu respons sekitar 30 menit," ungkap Gatot.
Petugas Damkar berhasil memadamkan api dan melakukan proses pendinginan dalam waktu sekitar satu setengah jam.
"Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih satu setengah jam hingga api benar-benar padam," tambahnya.
Baca juga: Mandeg Setengah Tahun, Pembangunan Pasar Kroya Cilacap Dilanjutkan. Begini Harapan Pedagang
Ia memastikan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka karena rumah dalam kondisi kosong saat kejadian," tegasnya.
Rumah berukuran sekitar 10 x 12 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan hingga sekitar 45 persen akibat kebakaran.
Selain itu, satu unit mobil jenis Avanza juga hangus terbakar dalam kejadian tersebut.
"Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp450 juta, termasuk satu unit kendaraan yang ikut terbakar," jelas Gatot.
Gatot mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran.
"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik maupun kendaraan guna mencegah terjadinya kebakaran," katanya. (*)