Jakarta (ANTARA) - GoSend, layanan logistik dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), memperkenalkan fitur "Kode Terima Paket" guna memperkuat sistem verifikasi dalam layanan pengiriman instan. Inovasi ini ditujukan untuk memitigasi risiko salah kirim, terutama pada barang-barang bernilai tinggi.

Head of Logistics Gojek Sohan Vaswani mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan respon terhadap pergeseran kebiasaan masyarakat yang kini semakin mengandalkan pengiriman instan untuk berbagai kebutuhan krusial.

"Semakin banyak masyarakat yang mengandalkan layanan pengiriman instan untuk mendukung aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah, bisnis, pekerjaan, hingga keperluan pribadi. Pengiriman instan menawarkan kecepatan dan juga keamanan lewat prosesnya yang praktis dan diantar langsung dari pengirim ke penerima paket. Pengiriman juga dilakukan oleh mitra driver yang terverifikasi serta terlindungi oleh asuransi untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi. Melangkah lebih jauh, GoSend menghadirkan inovasi Kode Terima Paket sebagai perlindungan ekstra untuk membantu memastikan proses pengantaran berlangsung jadi lebih aman hingga paket diterima," katanya dalam keterangan resmi pada Jumat.

Dalam operasionalnya, fitur ini memberikan kode unik empat digit kepada pengguna yang harus diverifikasi oleh mitra pengemudi sebelum menyerahkan paket. Tanpa kode tersebut, proses pengantaran tidak dapat dinyatakan selesai dalam sistem.

Direktur Eksekutif ICT Institute, Heru Sutadi, menilai penggunaan one-time password (OTP) seperti ini akan menjadi standar baru dalam industri logistik nasional. Menurutnya, kepastian barang sampai ke tangan yang tepat adalah nilai tawar yang krusial. Ia juga menekankan bahwa sistem ini cukup mudah diadopsi karena masyarakat sudah terbiasa dengan pola keamanan serupa di sektor digital lainnya.

"Penerapan Kode Terima Paket berbasis OTP sangat relevan untuk menjawab tantangan operasional di lapangan yang dinamis, serta berpotensi menjadi praktik ideal dan standar baru, terutama untuk pengiriman bernilai tinggi atau sensitif. Selain itu, kode berbasis OTP juga sudah familiar digunakan masyarakat untuk kebutuhan keamanan lainnya, sehingga adopsinya akan lebih mudah,” tambahnya.

Penerapan proteksi tambahan ini disambut positif oleh para pelaku usaha yang sering mengirimkan barang dengan nilai non-material yang tinggi. Neysa Soediro, Co-Founder Ruci Art Space, menceritakan pengalamannya dalam mengirimkan karya seni yang memerlukan penanganan khusus.

“Bagi kami setiap karya memiliki value yang sangat personal dan sering kali tidak dapat dinilai hanya dengan uang. Itulah kenapa fitur Kode Terima Paket dari GoSend sangat membantu kami dalam memastikan setiap karya benar-benar aman sampai ke penerima yang tepat,” pungkasnya.

Fitur ini sendiri dapat diaktifkan secara gratis melalui halaman pemesanan di aplikasi. Setelah itu, kode akan muncul di aplikasi pengirim dan penerima, bahkan dapat dibagikan melalui WhatsApp jika penerima tidak menggunakan aplikasi.

Sistem juga akan otomatis membentuk group chat dalam aplikasi untuk mempermudah komunikasi antara pengirim, penerima, dan driver untuk menambah lapisan transparansi selama proses pengiriman berlangsung.

GoSend juga tetap menyertakan fitur pendukung lainnya seperti live tracking serta opsi asuransi pengiriman dengan nilai perlindungan mencapai Rp50 juta.