Usai Mobil dan Rumah Dinas, Gubernur Kaltim Rudy Masud Kini Disorot Soal Kursi Pijat Rp125 Juta
Rita Lismini April 24, 2026 09:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud lagi-lagi bikin publik geram setelah ngaku butuh kursi pijat Rp125 juta. 

Padahal sebelumnya publik murka, imbas Rudy mengajukan soal pengadaan mobil dinas Rp8,5 miliar dan rumah dinas Rp25 miliar. 

Bukannya fokus soal mensejahterakan rakyat, beliau justru sibuk mengurus soal kepentingan pribadinya. 

Ia mengatakan bahwa kursi pijat tersebut merupakan inisiatif pegawainya, karena merasa kasihan melihat dirinya.

"Kasihan lihat gubernurnya, jalannya bawa mobil sendiri, ya kan. Perjalanannya ribuan kilo," kata Rudy.

Rudy mengaku membutuhkan waktu tempuh yang begitu panjang setiap kali bekerja.

"Kami kalau jalan matahari belum terbit, kami jalan. Matahari sudah terbenam kami belum sampai. Bawa sendiri lagi mobilnya," katanya.

Lalu meski sudah memiliki istri, Syarifah Suraidah, Rudy justru mengaku selalu sendiri di rumah.

"Saya cuma sendiri di rumah," katanya.

Akibat penggelembungan belanja daerah, Rudy bahkan sampai didemo mahasiswa dan elemen masyarakat pada Senin (21/4/2026).

Rudy Masud mengaku sudah memberi tawaran perwakilan massa untuk beraudiensi di gedung pemerintahan.

Menurutnya ia membuka akses dialog selama 24 jam di kantor atau rumah jabatan.

"Saya sudah menawarkan, tapi teman-teman itu perwakilan tidak mau. Saya tidak bisa bicara asal bunyi, harus speak by data. Dialog lebih efektif jika dalam suasana kondusif," katanya.

Terkait keputusannya tidak menemui massa, Rudy menegaskan, bahwa keputusan tersebut didasari oleh faktor keamanan dan prosedur audiensi yang tidak terpenuhi. 

Ia menjelaskan, bahwa tujuan utama aksi tersebut sebenarnya diarahkan ke DPRD Kalimantan Timur, bukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov). 

“H-1 disampaikan bahwa teman-teman itu tujuan utamanya adalah ke DPRD. Namun, pergeseran arah aksi ke kantor gubernur terjadi setelah sebagian tuntutan dinilai tidak terpenuhi,” ujarnya. 

Rudy menekankan bahwa dirinya tidak pernah menolak untuk berdialog. 

Namun, ia keberatan jika komunikasi dilakukan di tengah kerumunan massa yang situasinya mulai memanas dan tidak kondusif. 

“Saya sudah menyampaikan dengan Pak Kapolda bahwa kita siap untuk berdialog, tapi tidak untuk di kerumunan massa. Satu adalah karena keamanan, dua adalah berkaitan dengan protokolnya,” kata Rudy.

Ia menambahkan, situasi lapangan pada sore hari menjelang magrib sudah tidak kondusif, ditambah adanya insiden pelemparan botol dan batu ke arah aparat keamanan. 

Rudy menilai sangat berisiko jika ia memaksakan diri keluar ke tengah massa dalam kondisi seperti itu.

"Bapak-Ibu bisa membayangkan, kalau saya di tengah-tengah situ, terus dilempar begitu, bagaimana?" imbuhnya.

VIRAL Lagi Video Gubernur Rudy Masud Asyik Main HP Saat Didemo

Disisi lain sebelumnya video Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud asyik main HP saat didemo kembali viral.

Video Gubernur Rudy Masud asyik main HP saat didemo viral di tengah aksi demonstrasi pada Selasa (21/4/2026) lalu.

Kini video yang diduga rekaman lama itupun viral lagi.

Dalam video viral tersebut menayangkan momen saat dirinya ditegur mahasiswa karena terlihat memainkan ponsel di tengah aksi demonstrasi. 

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah mahasiswa duduk berdekatan dengan Rudy di lokasi demo. 

Saat salah satu mahasiswa menyampaikan tuntutan menggunakan pengeras suara, Rudy terlihat mengeluarkan ponsel dari sakunya dan fokus menatap layar.

Melihat hal itu, mahasiswa lain yang berada di lokasi langsung menegur.

"Pak!, jangan main HP pak!"

Mendengar teguran tersebut, Rudy pun segera memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku bajunya.

Video ini kembali mencuat di tengah aksi demonstrasi terbaru yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. 

Isi Pernyataan Gubernur Kaltim 

Dalam sebuah video, Rudy Mas'ud menyampaikan permintaan maaf sekaligus mengapresiasi semua pihak yang telah menjaga jalannya aksi tetap kondusif, mulai dari TNI, Polri, mahasiswa, hingga masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa peran mahasiswa dan masyarakat sangat penting sebagai bagian dari kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

“Kami sangat berharap adik-adik mahasiswa, masyarakat, dan seluruh lapisan bisa selalu menjadi mata telinga kami dalam melaksanakan evaluasi kinerja Pemprov Kalimantan Timur,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, ia mengajak generasi muda untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah, karena masa depan Kalimantan Timur berada di tangan mereka.

“Pastinya di tangan kalianlah masa depan Kalimantan Timur akhirnya akan ditentukan takdirnya. Sekali lagi terima kasih, masukan adik-adik mahasiswa dan seluruh elemen yang menjadi tetap kontrol sosial. Masukan hari ini sangat berarti dan sangat berkelas. Semoga ke depan kami dan seluruh Pemprov Kalimantan Timur berakselerasi untuk bisa memperbaiki kinerja kerja kami ke depannya,” pungkas Rudy Masud.

Profil Rudy Mas'ud 

Rudy Mas'ud Rudy Mas'ud merupakan sosok kelahiran di Balikpapan pada 7 Desember 1981. 

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 008 Balikpapan (1987–1993), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 4 Samarinda (1993–1996), dan SMA Negeri 2 Balikpapan (1996–1999). 

Rudy Mas'ud melanjutkan pendidikan tinggi dengan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Mulawarman pada tahun 2006. 

Ia juga meraih gelar Magister Ekonomi dari universitas yang sama pada tahun 2020. Pada tahun 2024, Rudy telah resmi meraih gelar Doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman.

Jejak Karier Rudy Mas’ud

Saat ini, Rudy Mas'ud menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur untuk masa jabatan 2025-2030 setelah terpilih pada Pilkada Kaltim 2024.

Sebelum dikenal sebagai politikus, Rudy Mas'ud dikenal sebagai pengusaha sukses di berbagai sektor, termasuk transportasi bahan bakar, galangan kapal, dan penyimpanan bahan bakar.

Ia sempat menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan, seperti Executive Chairman PT Barokah Bersaudara Perkasa (2000–2018) dan Direktur Utama PT Barokah Gemilang Perkasa (2008–2018). 

Rudy juga aktif dalam bidang organisasi dan sempat menjabat sebagai Ketua Perbasasi Kalimantan Timur (2017–2021), Ketua SOKSI Kalimantan Timur (2018–2023), dan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (2020–2025). 

Di partai politik, Rudy Mas'ud juga sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan DPP Partai Golkar (2019–2024).

Rudy Mas'ud memulai karier politiknya dengan terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2019–2024, mewakili daerah pemilihan Kalimantan Timur. 

Di DPR, Rudy duduk di Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi. 

Rudy yang berpasangan dengan Seno Aji dan berhasil memenangkan Pilkada Kaltim 2024 mengalahkan petahana Isran Noor.

Sebagai Gubernur terpilih, Rudy berkomitmen untuk memajukan Kalimantan Timur dengan fokus pada pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, dan pengembangan ekonomi daerah. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan visi tersebut. Salah satu program unggulan yang dikampanyekan Rudy Mas'ud adalah "Gratis Pol", yang mencakup pemberian pakaian gratis untuk siswa SMA serta penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. 

Program ini diharapkan dapat direalisasikan pemerintahan Rudy Mas'ud dalam 100 hari pertama masa jabatannya sebagai Gubernur Kalimantan Timur tepilih.

Harta Kekayaan Rudy Mas'ud

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 26.500.500.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/50 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 250.500.000

2. Tanah dan Bangunan Seluas 170 m2/170 m2 di KAB / KOTA KOTA SAMARINDA , HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 685 m2/590 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.200.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 720 m2/590 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 15.000.000.000

5. Tanah Seluas 100000 m2 di KAB / KOTA PENAJAM PASER UTARA, LAINNYA Rp. 2.050.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 260.000.000

1. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2010, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000

2. MOBIL, HONDA FREED Tahun 2008, HASIL SENDIRI Rp. 85.000.000

3. MOBIL, SUZUKI X-OVER Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp. 75.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 450.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. ----

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 17.303.202.983

F. HARTA LAINNYA Rp. 259.000.000.000

Sub Total Rp. 303.513.702.983

III. HUTANG Rp. 137.694.480.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 165.819.222.983

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.