TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung harus rela berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arema FC pada laga pekan ke-29 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026).
Meski mendominasi total permainan, Pangeran Biru gagal membongkar pertahanan "parkir bus" tim tamu.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui skuad asuhannya sudah berupaya maksimal untuk mengamankan poin penuh di kandang.
Namun, ia memberikan kredit khusus kepada kedisiplinan barisan pertahanan Singo Edan yang tampil sangat rapat sepanjang pertandingan.
Jalannya pertandingan sejatinya menjadi panggung bagi dominasi Maung Bandung.
Baca juga: Hanya Berbagi Poin! Persib Bandung Ditahan Imbang Arema FC 0-0, Persaingan Juara Kembali Panas
Namun, penyelesaian akhir yang tidak maksimal dan performa gemilang kiper Arema FC, Lucas Frigeri, menjadi penghalang utama terciptanya gol.
"Setiap pertandingan kami berusaha menang. Tapi kita tahu Arema bermain bertahan dan betul-betul menjalankan instruksi pelatihnya dengan baik," ujar Hodak dalam sesi konferensi pers usai laga di Stadion GBLA.
Pelatih asal Kroasia tersebut bahkan secara terbuka menyebut penjaga gawang lawan sebagai sosok yang menggagalkan kemenangan timnya.
"Kami punya peluang cetak gol. Dan pemain terbaik (dalam laga ini) adalah penjaga gawang mereka," tambahnya.
Hasil imbang 0-0 ini memang masih menempatkan Persib di posisi puncak klasemen sementara.
Kendati demikian, Hodak menyadari bahwa persaingan menuju tangga juara kini menjadi semakin menantang, mengingat selisih poin dengan rival di bawahnya, seperti Borneo FC, kini semakin tipis.
"Kami akan fokus untuk pertandingan selanjutnya. Dengan hasil ini kami tetap di posisi pertama, tapi (persaingan) sekarang menjadi semakin rumit dan kami harus benar-benar fokus," tegas Bojan Hodak.
Bojan Hodak pun meminta para pemainnya untuk segera melupakan hasil yang menyesakkan di depan publik sendiri dan mengalihkan konsentrasi penuh ke laga berikutnya melawan Bhayangkara FC pada 30 April mendatang.
Persib dituntut untuk meminimalisir kesalahan dan meningkatkan kreativitas serangan jika ingin mempertahankan takhta klasemen dan mengamankan ambisi back-to-back juara musim ini. (*)