Tips Beribadah Nyaman di Masjid Nabawi, Jemaah Haji Wajib Tahu!
Wahyu Gilang Putranto April 25, 2026 01:20 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Beribadah di Masjid Nabawi menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling dinanti para jemaah haji saat berada di Madinah.

Namun, di tengah antusiasme tersebut, jemaah haji diimbau untuk tidak menyepelekan hal-hal sederhana yang dapat mengganggu kenyamanan ibadah.

Terutama bagi jemaah haji yang baru pertama kali datang atau beribadah di Masjid Nabawi.

Jemaah haji perlu lebih waspada terhadap hal-hal sederhana seperti sandal, menjaga asupan cairan, hingga mengantisipasi cuaca panas ekstrem demi menjaga kesehatan dan kelancaran ibadah.

Selengkapnya, inilah tips beribadah secara nyaman di Masjid Nabawi bagi jemaah haji yang baru pertama kali:

1. Jangan Titipkan Sandal di Loker

Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah PPIH Arab Saudi 2026, Khalilurrahman mengimbau agar jemaah haji tidak menitipkan sandal atau alas kaki di loker-loker yang tersedia di area masjid.

Pasalnya, jumlah loker yang sangat banyak serta akses keluar-masuk masjid yang berbeda, misalnya masuk dari satu pintu dan keluar dari pintu lain, sering membuat jemaah haji lupa lokasi penyimpanan sandal mereka.

Akibatnya, tidak sedikit jemaah yang harus berjalan tanpa alas kaki hingga menyebabkan kaki melepuh.

"Kami ingin memastikan keselamatan dan kesehatan jemaah haji. Yang krusial di Madinah, banyak jemaah yang selesai melaksanakan salat di Masjid Nabawi lupa membawa sandal," kata dia, Rabu (22/4/2026).

Sebagai solusi, jemaah disarankan agar membawa sandal masing-masing ke dalam masjid dengan memasukkannya ke dalam kantong plastik. Kemudian letakkan di dekat tempat salat atau disimpan di dalam tas.

Baca juga: Cuaca Madinah 34 Derajat Celcius, Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Banyak Minum dan Pakai Pelindung Kepala

2. Antisipasi Cuaca

Selain menjaga barang bawaan, jemaah haji juga diimbau untuk mengantisipasi cuaca panas selama beraktivitas di Masjid Nabawi.

Khalilurrahman menjelaskan, suhu udara di Madinah diperkirakan terus meningkat, mulai dari kisaran 35 derajat hingga bisa mencapai 45-47 derajat Celsius.

Oleh karena itu, jemaah diminta agar selalu membawa perlengkapan pelindung diri seperti masker, payung, dan semprotan air, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

"Bawa air minum secukupnya, jangan kurang. Kalau dokter menyarankan jangan kurang dari 200 ml. Tipsnya diminum secara bertahap, tidak sekaligus," jelasnya.

3. Jangan Ragu Minta Bantuan Petugas

Terakhir, jemaah juga diingatkan untuk tidak sungkan bertanya atau meminta bantuan kepada petugas haji atau PPIH Arab Saudi yang berjaga di sekitar Masjid Nabawi.

Para petugas mengenakan seragam yang mudah dikenali, sehingga jemaah dapat dengan cepat meminta bantuan saat dibutuhkan. 

Baik ketika terpisah dari rombongan, membutuhkan informasi arah, hingga bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan, minuman, maupun sarana komunikasi dengan keluarga di Tanah Air.

Jika terpisah dari rombongan atau membutuhkan bantuan, seperti membeli makanan, minuman, hingga pulsa untuk komunikasi dengan keluarga di Tanah Air, jemaah dapat langsung menghubungi petugas.

"Petugas siap 24 jam untuk memberikan bantuan pelayanan kepada jemaah haji, baik terkait layanan kebutuhan makan minum mereka ataupun yang terkait dengan kelancaran komunikasi dengan keluarga yang ada di tanah air," pungkas Khalilurrahman.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.