BOLASPORT.COM - 2 tunggal putra Indonesia tampil mengesankan saat diturunkan menghadapi Aljazair pada laga pertama penyisihan Grup D Thomas Cup 2026.
Tim Garuda menurunkan Alwi Farhan sebagai amunisi pada partai kedua menghadapi Aljazair pada penyisihan Grup D Thomas Cup 2026, Jumat (24/4/2026) waktu setempat.
Dalam kesempatan kali ini, pemain peringkat ke-14 dunia tersebut berhadapan dengan Mohamed Abderrahime Belarbi sebagai tumpuan juara Afrika tersebut.
Bertempat di Forum Horsens, Denmark, dominasi Alwi mengantarkannya menang aas Belarbi dua gim langsung 21-8, 21-7 dalam tempo 22 menit saja.
Alwi langsung tancap gas pada awal gim pertama di mana dia menorehkan 9 poin beruntun untuk unggul atas Belarbi dengan skor 9-0.
Pemain peringkat 429 dunia tersebut sempat meraih poin sebelum Alwi menutup masa interval pertama dengan skor 11-1.
Usai jeda, Belarbi mulai mendapatkan angin untuk memperkecil kedudukan, tetapi Alwi masih terlalu jauh dengan keunggulan yang dimiliki.
Walau tertahan dua kali saat mendapatkan game poin, Alwi dengan tenang menutup perlawanan Belarbi dengan optimal.
Memasuki gim kedua, Alwi semakin menjadi-jadi dengan dominasi permainan rapinya di lapangan.
Bagaimana tidak? Dia melejit untuk meninggalkan Belarbi dengan torehan 15-0.
Rentetan 15 poin beruntun Alwi akhirnya terhenti seiring dengan perlawanan yang diupayakan oleh Belarbi.
Dalam kesempatan ini, Belarbi mendapatkan momentum tiga poin beruntun tetapi hal itu tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Walau tersendat beberapa kali, Alwi berhasil menggandakan keunggulan Indonesia usai menang pada gim kedua dengan skor 21-7.
Kunci kemenangan Indonesia dipastikan oleh Anthony Sinisuka Ginting yang diturunkan pada partai ketiga menghadapi Mohamed Abdelaziz Ouchefoun.
Menghabiskan durasi selama 28 menit, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu menang dua gim langsung atas Ouchefoun dengan skor 21-8, 21-6.
Permainan yang dominan juga ditunjukkan oleh Anthony sejak awal gim pertama di mana dia tidak memberikan ruang kepada lawan.
9 poin beruntun yang didapatkan Anthony membuatnya unggul jauh atas Ouchefoun dengan skor 12-2.
Walau sedikit terhambat usai jeda interval, pemain yang kini berada di peringkat ke-46 dunia tersebut mengamankan keunggulan pada gim pertama ini.
Menginjak gim kedua, rentetan pukulan mematikan Anthony langsung berbuah manis dengan torehan 6 poin secara beruntun.
Sempat tersendat, Anthony kembali menjauh dengan mengamankan 6 poin beruntun lagi untuk unggul 12-1.
Tanpa kesulitan berarti, pemain jebolan SGS PLN itu menjadi penyumbang poin ketiga sekaligus memastikan Indonesia menang di laga pembuka ini.