Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memadamkan lampu secara serentak sebanyak tiga kali sebagai upaya penghematan energi.
Pemadaman lampu serentak ini, akan berlangsung pada 25 April 2026 dalam rangka Hari Bumi.
Artinya hari ini adalah waktu pemadaman lampu di sejumlah lokasi di Jakarta.
Kemudian, pemadaman lagi pada tanggal 13 Juni 2026 dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, dan 26 September 2026 dalam rangka Hari Ozon Sedunia.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mengumumkan, pemadaman lampu akan dilakukan dalam waktu 60 menit atau 1 jam.
Pemadaman lampu akan dimulai pukul 20.30 sampai 21.30 WIB. Langkah tersebut, diharapkan dapat menghemat energi hingga penurunan emisi.
Tahun lalu, aksi serupa menghemat energi sebesar 439,76 MWh dan 365,53 ton CO2 berkurang.
"Dalam rangka Hari Bumi, Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam aksi pemadaman lampu selama 60 menit pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 20.30–21.30 WIB."
"Aksi sederhana ini telah terbukti memberikan dampak nyata, mulai dari penghematan energi hingga penurunan emisi. Partisipasi dari rumah menjadi langkah kecil yang bisa dilakukan bersama untuk menjaga lingkungan," tulis akun Instagram @dinaslhdki, Jumat.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Sadikin dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).
Menurut Dudi, pemadaman lampu ini sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca.
“Kegiatan pemadaman lampu bertujuan mendorong penghematan energi, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian pencemaran lingkungan,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).
Program ini sekaligus mengimplementasikan Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang pelaksanaan pemadaman lampu sebagai aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon.
Lima wilayah di Jakarta akan mengalami pemadaman lampu.
Pemadaman lampu ini menyasar gedung-gedung pemerintah, kantor Pemprov DKI Jakarta, serta sejumlah bangunan swasta seperti pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan apartemen.
Namun, layanan penting seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik tetap beroperasi seperti biasa.
“Seluruh bangunan, gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kecuali rumah sakit, puskesmas, klinik. Beberapa gedung milik swasta, gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel dan apartemen,” jelas Dudi.
Sementara itu, beberapa ruas jalan utama di Jakarta yang akan diberlakukan pemadaman lampu.
Berikut daftar ruas jalan yang terdampak pemadaman lampu, dikutip dari TribunJakarta.com:
Jalan Sudirman (Dukuh Atas - Gedung Sampoerna Strategic), Jalan MH. Thamrin, seputaran Jalan Medan Merdeka (Kec. Medan Merdeka, Utara depan Istana Presiden), Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Asia Afrika, halaman Kantor Balai Kota, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Jakarta Utara JI. Yos Sudarso, Komplek Kantor Walikota Jakarta Utara, dan JI. Perintis Kemerdekaan.
Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur.
Jalan Daan Mogot dan Jalan Kemanggisan Raya (depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat) dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Jalan Pramuka Raya, Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman (Gedung Sampoerna Strategic - Patung Pemuda), Gedung Wali Kota Jakarta Selatan dan Jalan Rasuna Said.