SURYA.co.id, PONOROGO - Dua remaja asal Madiun mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Telaga Ngebel, Dukuh Nglingi, Desa/Kecamatan Ngebel,Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak pohon dan tercebur ke telaga.
Satu korban meninggal dunia, sementara satu lainnya selamat dengan luka.
“Iya tadi malam. Yang satu tidak selamat. Yang satu bisa ke pinggir Telaga. Dua-duanya masih remaja, kalau di KTP masih pelajar,” ungkap Pamapta I Polres Ponorogo, Ipda John Anderson Batara Aryasena kepada SURYA.co.id, Sabtu (25/4/2026).
Dia menjelaskan hasil olah TKP, sepeda motor Honda Vario berplat nomor AE 3063 IT.
Dikendalikan Riyan Krisna (18). Saat itu membonceng Muhammad Nasril (18).
Baca juga: Longsor Usai Hujan Deras, Jalur di Lingkar Telaga Ngebel Ponorogo Ditutup Total
Keduanya warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jatim ini dari arah timur menuju arah barat di jalan raya Lingkar Telaga Ngebel tepatnya di Dukuh Nglingi Desa Ngebel.
“Dugaanya dengan kecepatan tinggi dan sesampainya di TKP pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak pohon jenis tabu buya yang berada di pinggir jalan raya tersebut,” urainya.
Naasnya, kedua pengendara terpental dan tercebur kedalam telaga Ngebel dengan kedalaman kurang lebih 7 meter dari jalan raya.
“Untuk pengendara atas nama Riyan Krisna (yang di depan) setelah tercebur ke dalam telaga Ngebel berhasil naik ke daratan sedangkan korban atas nama Muhammad Nasril Aufi meninggal dunia di dalam telaga dengan posisi telungkup,” tegasnya.
Kapolsek Ngebel, AKP Nuryadi menyampaikan, kemudian oleh petugas dari Polres Ponorogo, Polsek Ngebel, Nakes Puskesmas Ngebel dan dibantu warga sekitar korban diangkat dari dalam Telaga Ngebel dan selanjutnya dibawa ke puskesmas Ngebel untuk penanganan lebih lanjut.
Dia menjelaskan setelah dilakukan pemeriksaan, Riyan (yang membonceng atau di depan) mengalami luka babras pada dahi sebelah kiri, lecet pada hidung bagian atas dan luka babras pada kaki (tulang kering) sebelah kiri. Korban dalam keadaan sadar.
“Nasril (yang dibonceng) mengalami luka lecet pada telinga sebelah kiri, luka babras pada lutut sebelah kanan dan luka babras pada betis sebelah kiri. Korban dalam keadaan meninggal dunia,” terangnya.
Ketika ditanya penyebab kecelakaan lalu lintas ini? AKP Nuryadi menjelaskan, pengemudi Honda Vario kurang berhati-hati
“Kasus kecelakaan tunggal ini dilimpahkan ke unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” tambahnya.
Salah satu saksi mata, Nurcholis menyatakan keduanya memang diduga berkecepatan tinggi. Mereka dari arah barat menuju timur,
“Ditemukan sudah di dalam telaga, sudah ndak bernyawa satu. Satunya luka-luka. Lokasinya tepat di belakang tulisan Telaga Ngebel,” pungkasnya.