Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 157-158 Kurikulum Merdeka
Evan Saputra April 25, 2026 01:03 PM

BANGKAPOS.COM - Kunci jawaban ini hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa sudah mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.

Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar, sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya

Kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Kurikulum Merdeka halaman 157-158 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.

Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.

Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.

Baca juga: Kunci Jawaban 50 Soal Matematika Kelas 1 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka

Pada buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 157-158 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Yeti Islamawati, Maman dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 4, yaitu Meneladani Pesan Moral dalam Legenda.

Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 157-158

Bacalah kembali legenda “Pohon Enau.” Kemukakanlah informasi yang terdapat dalam legenda tersebut dengan menjawab atau mengisi kalimat bantu di atas!

Jawaban:

Legenda tersebut bercerita tentang tokoh bernama Putri Sedaro Putih.
Cerita terjadi di daerah Bengkulu, khususnya masyarakat Suku Rejang.
Hal yang dialami tokoh adalah Putri Sedaro Putih sakit-sakitan hingga akhirnya meninggal dunia.

Untuk mengatasi masalahnya, tokoh melakukan pesan kepada kakak-kakaknya bahwa setelah ia meninggal akan tumbuh pohon di pusaranya yang harus dirawat.
Akhir ceritanya adalah tumbuh pohon enau di pusara Putri Sedaro Putih, yang kemudian menghasilkan getah manis dan dikenal sebagai gula aren.

Bacalah kembali teks legenda berjudul “Asal Mula Ake To Lahi” dan “Pohon Enau!” Setelah kalian membaca kembali dua teks legenda tersebut, temukanlah ciri-ciri legenda. Salah satu ciri sudah disebutkan. Lanjutkan dengan ciri-ciri lainnya sesuai dengan yang kalian temukan!

Jawaban:

Mengisahkan asal-usul terjadinya sesuatu (tempat, pohon, dan sebagainya)

Contoh: Teks pertama menjelaskan asal-usul mata air "Ake Lahi" di Ternate, dan teks kedua menjelaskan asal-usul "Pohon Enau/Aren" di Bengkulu.

Mengandung unsur keajaiban atau kemustahilan

Contoh: Munculnya sumber air jernih secara tiba-tiba setelah bambu ditancapkan di sela batu, serta perubahan wujud manusia (Putri Sedaro Putih) menjadi pohon yang bermanfaat setelah meninggal dunia.

Tokohnya sering kali dianggap sebagai sosok nyata di masa lalu

Contoh: Raja Sadik dari Kerajaan Ternate dan Putri Sedaro Putih dari Suku Rejang di Bengkulu digambarkan sebagai tokoh sejarah yang benar-benar ada dalam ingatan masyarakat setempat.

Bersifat sekuler (keduniawian) namun tetap mengandung nilai religi

Contoh: Cerita berfokus pada kehidupan manusia (kerajaan dan keluarga), namun tetap melibatkan kekuatan doa kepada Tuhan atau takdir.

Memiliki pesan moral atau amanat bagi pembaca

Contoh: Mengajarkan tentang kepemimpinan yang peduli rakyat (Raja Sadik) dan sifat rendah hati serta kasih sayang antarsaudara (Putri Sedaro Putih).

Dianggap sebagai kejadian nyata oleh masyarakat pemilik cerita

Contoh: Masyarakat Ternate mempercayai Ake Lahi sebagai jawaban atas doa, dan masyarakat Bengkulu mempercayai pohon enau sebagai simbol kebaikan sang putri.

Bersifat Tradisional dan Kolektif

Contoh: Cerita-cerita ini diwariskan dari generasi ke generasi secara turun-temurun sebagai bagian dari identitas budaya daerah tersebut.

*) Disclaimer:

Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa sudah mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.

(Tribunnews.com/Mohay/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.