Ketum Kadin: Kenaikan Nilai Dolar AS Justru Buat Banyak Turis Jangkau Bali 
Aloisius H Manggol April 25, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Rupiah melemah tajam mendekati level Rp17.000–Rp17.300 per dolar AS (April 2026), dipicu konflik Timur Tengah, penguatan mata uang AS, dan lonjakan harga minyak. Tentunya banyak yang khawatir dengan dampak melemahnya nilai Rupiah saat ini. 

Namun, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Anindya Bakrie memiliki sudut pandang berbeda ketika nilai Rupiah melemah saat ini. 

"Sekarang banyak yang tentunya khawatir mengenai harga Dolar AS 17.200, nah itu belum tentu sepenuhnya jelek buat Bali karena artinya bisa makin banyak turis yang melihat untuk ke Bali itu lebih istilahnya terjangkau," jelasnya pada, Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Kamar Dagang dan Industri Provinsi Bali, Masa Bakti 2025-2030 di Art Center Denpasar, Sabtu 25 April 2026. 

Baca juga: Viral Video Tumpukan Sampah di Kawasan Estuary Dam Tanah Kilap, DKLH Bali Klarifikasi 

Lebih lanjutnya ia mengatakan saat ini yang dapat dilakukan adalah juga menggalakkan investasi, menggalakkan perdagangan juga pariwisata. 

"Dan juga kemarin banyak saya diskusi ada masukan-masukan bagaimana pengusaha daerah di Bali ini mesti menjadi tuan rumah di Bali mesti menjadi pemain di Bali. Jadi saya juga akan mendukung program bahwa tentunya untuk istilahnya Golden Visa tapi benar-benar dananya masuk juga mesti melibatkan pengusaha-pengusaha Bali," imbuhnya. 

Baca juga: Nyonya Yunita Alit Sucipta Buka Secara Resmi Pelatihan Garnish dan Fruit Carving di Carangsari

Karena hanya dengan seperti itu, kata Anindya perekonomian akan berlangsung. Ia meminta agar tradisi Bali tetap dijaga dan tetap autentik. 

 


"Nah, saya melihat program prioritas nasional juga berjalan di Bali dan ini baik sekali yang pertama tentunya MBG, MBG juga jalan saya sudah lihat laporannya ini patut kita dukung karena ini bukan saja investasi hari ini tapi juga untuk masa depan bangsa dan patut juga kita kawal bersama agar supaya pengeluarannya sesuai dengan apa yang telah dicanangkan oleh pemerintah," pungkasnya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.