BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Pergantian kepemimpinan di tubuh organisasi pengusaha muda Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan mulai bergulir.
Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII BPC HIPMI Banjar yang digelar Sabtu (25/4/2026) di Mahligai Sultan Adam menjadi ruang konsolidasi sekaligus penentuan arah organisasi ke depan.
Forum ini tak sekadar agenda rutin. Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, Muscab juga menjadi titik awal regenerasi bagi kalangan wirausaha muda yang diharapkan lebih adaptif menghadapi dinamika ekonomi.
Sekretaris Daerah Banjar, Yudi Andrea, yang membuka kegiatan tersebut menyinggung pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan daerah.
Baca juga: HIPMI Kalsel Soroti Lonjakan PHK, Dorong Solusi Dini untuk Selamatkan Industri Padat Karya
Menurutnya, pemerintah daerah tidak cukup jika hanya mengandalkan anggaran publik.
Sekda menilai keberadaan organisasi seperti HIPMI bisa menjadi jembatan antara pelaku usaha dan pemerintah, terutama dalam membuka akses permodalan serta memperkuat kapasitas pelaku UMKM.
“Komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus diperkuat. Dari situ biasanya muncul solusi, baik soal pembiayaan maupun pengembangan usaha,” ujarnya usai kegiatan.
Yudi juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi ke depan tidak ringan. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mendorong investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah.
Sekretaris Umum BPC HIPMI Banjar, Alwie Ahmad, menyebut Muscab kali ini sempat tertunda sekitar satu tahun.
Meski demikian, seluruh agenda dipastikan rampung dalam satu hari, mulai dari penyampaian laporan hingga pemilihan ketua umum baru.
“Momen ini sekaligus menandai berakhirnya kepengurusan periode 2022–2025. Setelah LPj diterima, langsung dilanjutkan ke pemilihan ketua untuk periode berikutnya,” jelasnya.
Akwie berharap kepemimpinan baru nantinya tidak hanya melanjutkan program yang sudah berjalan, tetapi juga mampu menghadirkan terobosan baru agar organisasi tetap relevan.
Baca juga: Penjaringan Calon Ketua Hipmi Tabalong Hanya Dapatkan Satu Nama, Berlanjut ke Aklamasi
Menurut Alwie, tantangan dunia usaha yang terus berubah menuntut inovasi, termasuk dalam memperluas jejaring dan memperkuat peran HIPMI di daerah.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut dihadiri pengurus HIPMI, perwakilan instansi pemerintah, serta sejumlah undangan lainnya. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)