Update Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Kabupaten Banjar, Kini Tahap Penilaian Ganti Rugi
Hari Widodo April 25, 2026 05:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemerintah Kabupaten Banjar menegaskan kesiapan lahan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Bendungan Riam Kiwa sudah memasuki fase krusial. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar, Ikhwansyah, Sabtu (25/4/2926) menyebut saat ini proses tinggal menyelesaikan penilaian aset milik warga terdampak.

Ikhwansyah menjelaskan bahwa tahapan pembebasan lahan secara umum telah mendekati rampung.

Pemerintah daerah kini memprioritaskan proses appraisal terhadap tanaman dan aset di atas lahan proyek.

“Secara umum kesiapan lahan telah berada pada tahap akhir. Saat ini, proses berlanjut pada penilaian tanaman milik warga yang berada di atas lahan terdampak,” ujarnya.

Baca juga: Pengerjaan Konstruksi Bendungan Riam Kiwa Ditarget Mulai 2026, Tunggu Proses Ganti Tanaman Warga

Mantan Pj Sekda Banjar itu menekankan, penilaian dilakukan oleh lembaga independen untuk menjamin objektivitas nilai ganti rugi.

Menurutnya, langkah ini penting agar proses berjalan transparan sekaligus menghindari potensi sengketa di kemudian hari.

Pendekatan persuasif juga terus dilakukan kepada warga. Ikhwansyah mengklaim, respons masyarakat sejauh ini cukup positif dan menjadi faktor pendukung percepatan proyek strategis tersebut.

“Dukungan masyarakat pada prinsipnya cukup baik. Ini menjadi modal penting agar tahapan berikutnya bisa berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, DPRD Kalsel dalam forum yang sama menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan bendungan Riam Kiwa agar tidak kembali tertunda. 

Dewan mengingatkan agar seluruh tahapan, khususnya terkait lahan, diselesaikan tanpa menyisakan persoalan hukum maupun sosial.

Selain kesiapan lahan, koordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi teknis juga menjadi sorotan.

Sinkronisasi kebijakan dan kepastian anggaran dinilai menentukan realisasi proyek yang telah lama direncanakan ini.

Bendungan Riam Kiwa dirancang memiliki berbagai fungsi, mulai dari pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Banjar, penyediaan air baku, irigasi pertanian, hingga potensi pembangkit listrik tenaga air.

Baca juga: Keteguhan Buyut Masurai, Calon Jemaah Haji Banjar Ini Pakai Kursi Roda Menuju Baitullah

Kawasan sekitarnya juga disebut berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata.

Secara teknis, bendungan ini direncanakan setinggi 51 meter dengan panjang puncak 490 meter.

Kapasitas tampungan air diperkirakan lebih dari 90 juta meter kubik, dengan luas genangan mencapai sekitar 654 hektare. (Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.