Kapolda Maluku Ajak Warga Hitu Perkuat Persatuan, Cegah Konflik Sosial Sejak Dini
Fandi Wattimena April 25, 2026 06:04 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto mengajak masyarakat Negeri Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah dinamika sosial yang berkembang di wilayah Maluku.

Ajakan tersebut disampaikan saat Kapolda melaksanakan Sholat Jumat berjamaah sekaligus bersilaturahmi dalam kegiatan kamtibmas di Masjid Raya Hitumesing, Jumat (24/4/2026).

Kapolda menegaskan bahwa Maluku sebagai daerah dengan keberagaman sosial, budaya, serta sejarah konflik komunal di masa lalu, membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas dan mencegah potensi gesekan sosial.

“Kita harus terus menjaga silaturahmi agar hubungan sosial tetap kuat. Dengan kebersamaan, berbagai potensi konflik bisa dicegah sejak dini,” ujar Irjen Dadang.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian diri dalam kehidupan bermasyarakat. 

Menurutnya, sikap egois dan merasa paling benar justru menjadi pemicu utama terjadinya konflik.

Baca juga: Terbukti jadi Calo CPNS, Kejagung Pecat Fredrika Schipper Tidak dengan Hormat

Baca juga: Peringati Hari Kartini, PDI Perjuangan SBT Dorong Hilirisasi Sagu Lewat Lomba Gulung Pepeda

“Jangan merasa paling benar dan menyalahkan orang lain. Sikap egois justru menjadi awal dari permasalahan,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda menekankan agar masyarakat tidak melindungi pelaku kejahatan. 

Ia meminta setiap persoalan hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat secara luas.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Maluku, antara lain Karo SDM, Dir Intelkam, Dir Binmas, Dir Polairud, Dir Reskrimsus, Dir Samapta, serta Kabid Propam. 

Hadir pula Raja Negeri Hitumesing, Raja Negeri Hitu Lama, tokoh agama, tokoh adat, serta jamaah Masjid Raya Negeri Hitu.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Maluku. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.