TRIBUNMATARAMAN.COM | BLITAR - Jalan rusak di Desa Karangrejo yang sempat viral karena aksi warga menanam pohon pisang akhirnya mendapat kepastian perbaikan pada tahun 2026.
Pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar telah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.
“Perbaikan jalan rusak di Desa Karangrejo masuk program tahun ini,” ujar Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulkifli Kurniawan, Sabtu (25/4/2026).
Hamdan menjelaskan, perbaikan akan dilakukan dengan konstruksi beton sepanjang 1,96 kilometer, menghubungkan ruas Karangrejo hingga Desa Sumberagung.
Baca juga: Jadwal Terbaru MotoGP Jerez Spanyol 2026 Live Trans7 Marc Marquez Pimpin Pole Position
Ruas tersebut merupakan jalan kabupaten yang menjadi akses penting bagi mobilitas warga.
“Kalau tidak ada kendala, pekerjaan fisik dimulai akhir Juni atau awal Juli 2026,” tambahnya.
Sebelumnya, warga melakukan aksi protes dengan menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang sebagai bentuk kekecewaan karena kerusakan tak kunjung diperbaiki.
Aksi tersebut dilakukan pada Jumat (24/4/2026) dan sempat menarik perhatian publik.
Ketua RT setempat, Suprap, mengatakan warga kini telah mencabut pohon pisang setelah mendapat kepastian perbaikan.
“Kemarin malam pohon pisang sudah dibersihkan. Warga sudah mendapat titik terang,” ujarnya.
(tribunmataraman.com)