340 Guru PAUD Jambi 'Naik Level' Digital, Bunda Nadiyah Tekankan Peran Guru Pengarah Teknologi
Suci Rahayu PK April 25, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, Jambi – Transformasi pendidikan anak usia dini di Kota Jambi kian terasa nyata. Sebanyak 340 guru PAUD dari berbagai wilayah mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi bertema “Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital” yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan rutin. Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Jambi, Penerbit Erlangga, IGTKI, dan HIMPAUDI Kota Jambi menghadirkan ruang belajar yang interaktif—tempat para guru saling bertukar gagasan sekaligus memperkuat strategi menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang hadir sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan esensi pendidikan anak usia dini.

340 guru PAUD di Jambi dari berbagai wilayah mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi bertema “Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital” yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026). Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang hadir sebagai narasumber utama
340 guru PAUD di Jambi dari berbagai wilayah mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi bertema “Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital” yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026). Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang hadir sebagai narasumber utama (Ist)

“Guru tidak cukup hanya mengenal teknologi, tetapi harus mampu menggunakannya secara tepat, terarah, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa digitalisasi ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi membuka peluang pembelajaran yang kreatif, namun di sisi lain berpotensi membawa dampak negatif jika tidak diawasi dengan baik.

“Peran guru sangat penting untuk mengawal proses ini, agar teknologi memberi manfaat sekaligus tetap menjaga kesehatan dan karakter luhur anak-anak,” tambahnya.

Materi workshop turut diperkaya oleh narasumber dari Direktorat PAUD dan BPK Penabur. Beragam pendekatan pembelajaran modern dibahas, mulai dari pemanfaatan perangkat digital sebagai media stimulasi kreatif hingga cara mengenalkan literasi teknologi secara bijak sejak dini.

Baca juga: Minta Restu Orang Tua, El Rumi Ingin Jadi Sosok Seperti Ahmad Dhani

Baca juga: Kuasa Hukum Soroti Ketidaksesuaian BAP dan Rekonstruksi Kasus Rudapaksa

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiono, M.Pd, menyebut kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan zaman.

“Workshop ini memberikan penguatan kapasitas guru agar mampu mendidik anak-anak PAUD secara lebih adaptif dan kontekstual dengan perkembangan saat ini,” ujarnya.

340 guru PAUD di Jambi dari berbagai wilayah mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi bertema “Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital” yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026). Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang hadir sebagai narasumber utama
340 guru PAUD di Jambi dari berbagai wilayah mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi bertema “Transformasi Pembelajaran PAUD di Era Digital” yang digelar di Aula Kanaan Global School, Sabtu (25/4/2026). Bunda PAUD Kota Jambi, DR.dr Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, yang hadir sebagai narasumber utama (Ist)

Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam praktik pembelajaran di kelas.

Sepanjang kegiatan, suasana workshop berlangsung dinamis. Para guru tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak praktik langsung mengintegrasikan aplikasi digital ke dalam pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan tetap berorientasi pada perkembangan anak.

Melalui workshop ini, guru PAUD di Kota Jambi diharapkan mampu bertransformasi menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inovatif. Di tengah derasnya arus digitalisasi, mereka dituntut bukan hanya mengajar, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang aman, menarik, dan bermakna.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi emas sejak usia dini dimulai dari guru yang siap berubah dan terus berkembang. (*)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Minta Restu Orang Tua, El Rumi Ingin Jadi Sosok Seperti Ahmad Dhani

Baca juga: Kuasa Hukum Soroti Ketidaksesuaian BAP dan Rekonstruksi Kasus Rudapaksa

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.