Iran Soroti Pembatasan Jual Aset AS di Tengah Konflik, Sinyal Tekanan di Pasar Keuangan Global Naik
Tegar Melani April 25, 2026 06:42 PM

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyoroti meningkatnya tekanan di pasar keuangan global di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. 

Ia menilai adanya mekanisme keuangan yang digunakan AS dapat membatasi kemampuan pihak tertentu dalam melepas aset-aset Amerika di pasar internasional.

Dalam unggahannya di platform X pada (25/4/2026), Ghalibaf menjelaskan bahwa instrumen seperti pertukaran mata uang digunakan untuk menjaga stabilitas ekonomi. 

Namun, menurutnya, langkah tersebut juga dapat berfungsi sebagai pembatas tidak langsung terhadap penjualan aset AS secara besar-besaran.

Ia juga menyebut bahwa sejumlah investor besar diduga menghadapi batasan tidak tertulis terkait volume penjualan aset. 

Ghalibaf mengungkapkan adanya pembatasan tersembunyi dalam skala persentase kecil yang dapat menghambat proses divestasi dalam jumlah besar.

Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa kondisi tersebut bisa semakin ketat apabila ketegangan geopolitik meningkat. 

Ia menegaskan bahwa akses pasar dapat semakin terbatas jika situasi memburuk, sehingga para pelaku pasar diminta untuk mengambil langkah sebelum kondisi berubah.

Ghalibaf juga menilai bahwa Amerika Serikat saat ini memprioritaskan stabilitas pasar obligasinya. 

Ia menyebut fokus utama Washington berada pada pengendalian kurva imbal hasil guna mencegah lonjakan tajam akibat aksi jual besar-besaran.

Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan perluasan skema pertukaran mata uang.

Untuk mendukung sejumlah negara sekutu yang terdampak ketegangan ekonomi akibat konflik dengan Iran.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dikabarkan mendukung perluasan mekanisme tersebut ke beberapa negara, termasuk Uni Emirat Arab. 

Tujuannya untuk menjaga likuiditas dolar dan mencegah aksi penjualan aset AS secara mendadak oleh investor asing.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.