BANGKAPOS.COM, BANGKA — Hujan lebat disertai angin kencang sejak pagi hingga sore, Sabtu (25/4/2026), menyebabkan sejumlah rumah warga di Kabupaten Bangka rusak.
Melalui wadah laporan Desa Tanggap Bencana (Destana) Kabupaten Bangka, satu per satu laporan terkait kerusakan rumah warga terus masuk.
Dalam laporan yang masuk tersebut, kerusakan rumah warga terjadi di banyak titik, seperti di Desa Baturusa, Desa Balunijuk, Desa Karya Makmur, Desa Air Anyir, Desa Air Ruay, Desa Jurung, Desa Rebo, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, serta Kelurahan Lubuk Kelik.
Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah, baik yang berbahan asbes maupun kerangka baja yang terlepas akibat terbawa angin kencang.
Selain itu, terdapat juga laporan pohon tumbang di sejumlah titik di kawasan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Merawang.
Bahkan, peristiwa pohon tumbang juga terjadi di Pantai Temberan hingga menyebabkan sejumlah fasilitas di pantai tersebut mengalami kerusakan.
Hingga saat ini, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka terus melakukan peninjauan dan evakuasi ke lapangan.
"Saat ini saya juga bersama tim sedang memantau rumah rusak di Desa Air Ruay," kata Kepala BPBD Bangka, Heryadi, kepada Bangkapos.com.
Diakuinya, saat ini anggota BPBD Bangka sudah menyebar untuk melakukan evakuasi, baik membersihkan pohon tumbang maupun membantu warga yang rumahnya rusak.
Kata Heryadi, pihaknya belum tahu pasti berapa jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat diterjang musibah angin kencang hari ini.
"Untuk datanya kami belum tahu pasti, karena sekarang tim masih di lapangan untuk sekaligus mendata," ucapnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)