Pria Asal Sumut Curi Kotak Amal dan Barang Jamaah Masjid di Lhokseumawe, Aksinya Terekam CCTV
Saifullah April 25, 2026 07:23 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Personel Opsnal Satreskrim Polres Lhokseumawe bersama Polsek Banda Sakti berhasil menangkap seorang pria berinisial AS (24), warga Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), atas dugaan pencurian di sejumlah masjid di Lhokseumawe dan Banda Aceh. 

Penangkapan dilakukan pada Jumat (24/4/2026) malam, di Jalan Merdeka Barat, Desa Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti.

Kasus ini terungkap setelah AS diduga mencuri tas selempang milik jamaah saat Shalat Ashar di Masjid Baiturrahman Lhokseumawe.

Aksi tersebut terekam CCTV dan videonya menyebar di media sosial (medsos).

Tidak lama kemudian, polisi berhasil membekuk pelaku.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa tas selempang, handphone, dompet berisi identitas korban, serta sandal yang dicuri.

Baca juga: Pencuri Ketangkap Basah Bobol Kotak Amal di Mesjid di Aceh Timur, Uang Jutaan Rupiah Nyaris Melayang

Dalam pemeriksaan, AS mengaku telah melakukan pencurian di lima tempat ibadah.

Tiga di antaranya berada di Lhokseumawe, yakni Masjid Baiturrahman, Meunasah Darussalam, dan Masjid Islamic Center.

Di Banda Aceh, ia juga pernah mencuri di Masjid Raya Baiturrahman dan Masjid Ulee Lheue.

Barang yang dicuri beragam, mulai dari kotak amal berisi uang tunai, dompet berisi identitas, dan kartu ATM, hingga celana jamaah yang di dalamnya terdapat STNK.

Modus Operandi

Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan jamaah saat beribadah. 

Ia memantau barang yang ditinggalkan di belakang saf, lalu mengambilnya ketika jamaah sedang sujud.

Untuk kotak amal, AS menggunakan kunci motor dan kunci pintu untuk membongkar gembok sebelum membuang wadahnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr Ahzan melalui Kasat Reskrim, AKP Dr Bustani menegaskan, bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap barang bawaan saat beribadah.

Baca juga: Terekam CCTV, Kotak Amal Mushala Istiqamah Dibobol, Kapolres Abdya Imbau Tingkatkan Keamanan

Ia mengimbau agar segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di masjid maupun meunasah.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut tempat ibadah yang seharusnya aman.

Penangkapan AS diharapkan memberi efek jera dan menjadi peringatan bagi pelaku lain.

Polisi kini mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus pencurian lain di wilayah Aceh.

Dengan tertangkapnya AS, aparat menegaskan komitmen menjaga keamanan rumah ibadah dan melindungi jamaah dari tindak kriminal. 

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama demi terciptanya suasana ibadah yang khusyuk dan aman.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.