Viral di Surabaya: Cekcok di Jalan Berujung Anarkis, Mobil Wanita Dihadang 2 Pria
Cak Sur April 25, 2026 07:32 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Insiden menegangkan dialami seorang perempuan bernama Kiki Purwitasari saat melintas di Jalan Raya Dr Ir H Soekarno (MERR), Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat (17/4/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.10 WIB itu, viral di media sosial (medsos) setelah direkam dan diunggah oleh korban.

Dalam video berdurasi 2 menit 13 detik, terlihat dua pria menghadang mobil korban di tengah jalan dan melakukan aksi anarkis.

  • Kejadian terjadi saat hujan di Jalan MERR Surabaya
  • Korban dihadang dua pria di tengah jalan
  • Salah satu pelaku memukul bodi mobil
  • Video insiden viral di media sosial

Berawal dari Klakson, Berujung Pengejaran

Dikonfirmasi Sabtu (25/4/2026), Kiki membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula saat kendaraan pelaku memotong jalur secara tiba-tiba tanpa menyalakan lampu sein.

“Saya dari tempat padel Semolowaru, ke arah Ir Soekarno Merr, arah Bale Hinggil. Lalu lintas saat itu terpantau ramai lancar,” tutur Kiki.

Saat itu, Kiki mengaku berada di jalur kiri. Namun, kendaraan lain tiba-tiba berpindah dari kanan ke kiri tanpa memberi tanda.

Menanggapi hal tersebut, ia secara refleks membunyikan klakson sebagai peringatan, sebelum melanjutkan perjalanan dan mendahului kendaraan tersebut.

Dihadang dan Mobil Dipukul

Situasi berubah tegang ketika pengendara lain tersebut diduga tidak terima. Mereka kemudian mengejar dan menghadang mobil Kiki di tengah jalan.

“Pengendara kendaraan milik pelaku diduga tidak terima dan mulai melakukan pengejaran.Pelaku mengejar lalu berhasil menghadang mobil saya di tengah jalan,” bebernya.

Menurut Kiki, pelaku berjumlah dua orang. Salah satunya terlihat terhuyung-huyung dan melakukan pemukulan terhadap bodi mobilnya.

“Pelaku berjumlah 2 orang dan salah satunya terhuyung huyung melakukan tindakan pemukulan bodi mobil saya. Saya telah berupaya memberikan penjelasan bahwa tindakan klakson tersebut merupakan respons atas manuver tanpa lampu sein, pelaku tetap melakukan aksi provokatif,” imbuh Kiki.

  • Pelaku diduga tersinggung setelah diklakson
  • Korban dikejar dan dihadang di tengah jalan
  • Aksi anarkis memicu kemacetan di lokasi

Korban Lapor Polisi, Sempat Hubungi 112

Kiki sempat mencoba mencari bantuan dengan menghubungi layanan darurat 112. Namun upaya tersebut gagal, karena diduga terkendala sinyal akibat hujan.

“Saya sempat mencoba meminta bantuan melalui layanan darurat 112. Namun, upaya komunikasi terputus, yang diduga disebabkan oleh kendala sinyal akibat kondisi cuaca hujan di lokasi kejadian,” ucapnya.

Ia juga menyarankan agar rekaman CCTV di sepanjang Jalan MERR diperiksa untuk memperjelas kronologi kejadian.

Atas kejadian tersebut, Kiki melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian karena mengalami dampak fisik dan mental.

“Setelah viral ada pendampingan dari Polsek Sukolilo,” tandas Kiki.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.