- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio menegaskan, Washington tidak keberatan jika Iran mengikuti Piala Dunia 2026. Namun, para pemain dilarang membawa orang-orang yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.
Hal tersebut disampaikan Rubio dalam konferensi pers di Gedung Putih, Kamis (23/4/2026). "Masalah dengan Iran bukanlah atlet mereka. Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC," kata Rubio.
Menurutnya, orang-orang yang dekat dengan IRGC dapat menyamar sebagai pelatih atau jurnalis. AS sendiri telah menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris asing. Presiden AS Donald Trump juga menegaskan bahwa pemerintahannya tidak ingin mencampuri urusan para pemain.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan digelar di AS, Kanada, Meksiko pada Juni mendatang. Namun, konflik antara Washington dengan Teheran menimbulkan masalah baru. Baru-baru ini, Utusan Trump Paolo Zampolli mengusulkan agar Italia menggantikan Iran dalam Piala Dunia. Namun, usulan itu telah ditolak oleh Menteri Olahraga Italia dan pejabat terkait.