TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perubahan arus lalu lintas di kawasan Gombel, Kota Semarang, Jawa Tengah, mendadak jadi sorotan publik.
Tak hanya soal rekayasa jalan, fenomena unik di lokasi tersebut juga ramai diperbincangkan warganet.
Mulai hari Senin (20/4/2026), arus lalu lintas di Jalan Gombel Baru resmi diberlakukan dua arah.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas menyusul adanya perbaikan jalan di jalur Gombel lama.
Pemerintah Kota Semarang pun langsung mengambil langkah tegas dengan menutup akses Jalan Gombel lama dan mengalihkan seluruh arus kendaraan ke jalur baru.
Penutupan tersebut mulai diberlakukan sejak pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Hore! Bus Trans Semarang Dirombak Besar-besaran, Banyak Armada Baru Lebih Bersih dan Nyaman
Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proses perbaikan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selama ini, kawasan Gombel dikenal sebagai salah satu jalur padat yang menghubungkan berbagai titik penting di Kota Semarang.
Namun, di balik penutupan jalan tersebut, muncul pemandangan tak biasa yang justru mencuri perhatian.
Jalan Gombel lama yang biasanya dipenuhi kendaraan kini berubah fungsi secara spontan.
Dikutip dari akun Instagram Asli Semarang pada Sabtu (25/4/2026), terlihat sejumlah warga memanfaatkan ruas jalan yang ditutup itu untuk bermain bulu tangkis.
Pemandangan tersebut pun langsung viral di media sosial.
Jalan yang sebelumnya identik dengan kemacetan kini justru menjadi ruang aktivitas santai bagi warga.
Baca juga: Sosok Hendrikus Atlet MMA Tusuk Nus Kei hingga Tewas di Bandara, Sempat Bahas Soal Pembunuh: Brutal
“POV gombel lama yang biasanya padat jadi arena badminton” tulis di keterangan video.
Unggahan itu sontak mengundang berbagai reaksi dari netizen.
Banyak yang merasa terhibur dengan perubahan fungsi jalan tersebut, sementara yang lain menyoroti sisi positif dari berkurangnya kendaraan.
Bahkan, ada warganet yang mengaku merasakan perubahan kualitas udara di kawasan tersebut.
Tanpa lalu lalang kendaraan, suasana disebut menjadi lebih segar.
"Wah, pasti udarane seger koyo jaman PPKM Covid ndisik" ucap netizen.
Fenomena ini seolah menunjukkan sisi lain dari ruang publik ketika tekanan lalu lintas berkurang.
Jalan yang biasanya bising dan penuh polusi mendadak berubah menjadi ruang interaksi sosial warga.
Meski demikian, rekayasa lalu lintas ini bersifat sementara hingga proses perbaikan Jalan Gombel lama selesai dilakukan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran bersama.
Dengan adanya perubahan ini, warga diharapkan bisa beradaptasi sekaligus tetap menjaga ketertiban, meski di sisi lain muncul momen unik yang mengundang senyum.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)