Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Semangat gotong royong kembali digaungkan di Kota Ambon melalui kegiatan Karya Bakti “Jumat Berkah” yang digelar Kodam XV/Pattimura, Jumat (24/4/2026).
Aksi bersih-bersih ini menyasar jalur vital dari Pelabuhan Yos Soedarso hingga Pasar Mardika.
Dua titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan roda perekonomian di ibu kota Provinsi Maluku.
Kapendam XV/Pattimura, Kolonel Inf. Heri Krisdianto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.
Sejak pagi, prajurit TNI bersama warga dan pelajar turun langsung ke lapangan.
Mereka menyapu jalan, mengangkut sampah, serta merapikan fasilitas umum yang selama ini menjadi titik keramaian.
Tanpa sekat, seluruh peserta membaur dalam semangat kebersamaan. Suasana sederhana ini justru mencerminkan kuatnya nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Sepanjang rute kegiatan, warga yang melintas memberikan apresiasi, bahkan sebagian turut ambil bagian dalam aksi tersebut.
Keterlibatan pelajar pun menjadi sorotan, sebagai upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.
“Kegiatan Jumat Berkah ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi menjadi momentum membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua," ujarnya.
Baca juga: Dugaan Korupsi Preservasi Jalan Namlea - Bara, Kabupaten Buru, Kejari Periksa 7 Saksi
Baca juga: Kodam XV Pattimura Cetak 89 Bintara Infanteri, Pangdam: Mental Tangguh dan Integritas Prajurit
Menurut Heri, lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Program ini juga menjadi langkah strategis Pangdam XV/Pattimura dalam mengawali kepemimpinannya di Maluku.
Sekaligus selaras dengan program Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali budaya “korve” sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
Gerakan Jumat Berkah, diharapkan kesadaran menjaga kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan kolektif masyarakat.
"Melalui kebersamaan TNI, masyarakat, dan pelajar, kami ingin menghidupkan kembali budaya gotong royong atau korve agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Kolaborasi antara TNI, pelajar, dan warga ini diharapkan mampu menjadikan Ambon sebagai kota yang semakin bersih, tertata, dan nyaman.(*)