BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dalam mendorong pembangunan berbasis generasi muda.
Melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI tahun 2026 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ditempatkan sebagai wadah strategis untuk menghimpun, membina, dan mengarahkan potensi pemuda.
Peran tersebut dinilai penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Pemerintah daerah terus membuka ruang sinergi agar kontribusi pemuda semakin optimal.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, pemerintah daerah memandang KNPI sebagai mitra penting dalam pembangunan.
Keberadaan KNPI memiliki posisi strategis dalam membina generasi muda agar lebih produktif dan berdaya saing. Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan harus terus diperkuat.
“Pemerintah daerah akan terus mendukung KNPI sebagai wadah pembinaan pemuda yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Sabtu (25/4/2026).
Debby menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui dukungan terhadap program kerja KNPI.
Pemerintah siap membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar program kepemudaan berjalan efektif. Hal ini dinilai penting agar arah gerak organisasi tetap sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Oleh karena itu, dirinya memberikan apresiasi atas terselenggaranya MUSDA VI KNPI sebagai forum demokratis organisasi yang memiliki peran besar dalam membina generasi muda.
Menurutnya, KNPI harus terus hadir sebagai wadah berhimpun, berdiskusi, dan mencetak pemimpin masa depan yang memiliki integritas serta semangat pengabdian kepada daerah.
Regenerasi kepemimpinan dalam tubuh KNPI merupakan hal penting agar organisasi tetap dinamis, progresif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, pemuda harus diberi ruang untuk tumbuh, berinovasi, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“KNPI harus menjadi kawah candradimuka bagi para pemuda untuk mengasah jiwa kepemimpinan, memperkuat karakter, serta membangun semangat persatuan dalam berkarya untuk daerah,” tegas Wabup.
Lebih lanjut, pemerintah daerah akan terus memfasilitasi kegiatan kepemudaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dukungan tersebut mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia hingga pengembangan program berbasis ekonomi kreatif. Pemuda harus didorong untuk menjadi pelaku utama dalam pembangunan, bukan sekadar penonton.
Selain itu, Debby juga mengajak seluruh elemen KNPI untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah. Ia menilai hubungan yang harmonis akan mempermudah koordinasi dalam menjalankan berbagai program. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
“Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan KNPI akan menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.
Debby berharap melalui forum ini mampu menghasilkan keputusan strategis yang bermanfaat bagi kemajuan pemuda. KNPI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah.
“Kami optimistis KNPI ke depan akan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Bangka Selatan,” pungkas Debby. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)