BANJARMASINPOST CO.ID, MARTAPURA - Lembaga Karate-Do Indonesia menggelar Kongres Nasional PB Lemkari 2026 di kawasan Kiram Park, Sabtu (25/4/2026) siang.
Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan sekaligus memperkuat sistem pembinaan karate secara nasional.
Ketua Umum PB Lemkari, Sahbirin Noor menyebut kongres kali ini merupakan kelanjutan agenda lima tahunan organisasi.
“Hari ini kita melaksanakan kongres setelah lima tahun. Ini menjadi agenda penting untuk melanjutkan arah organisasi ke depan,” ujarnya.
Baca juga: Karateka Cilik Kabupaten Banjar Ukir Prestasi, Sang Ibu Punya Peran Menggembleng
Sejumlah agenda utama dibahas dalam kongres, mulai dari konsolidasi organisasi, perbaikan tata kelola, hingga pemilihan Ketua Umum PB Lemkari yang baru.
Akrab di sapa Paman Birin ini menegaskan seluruh peserta memiliki peluang yang sama dalam proses pemilihan.
“Kita serahkan kepada peserta, nanti ditentukan melalui sidang,” katanya.
Kongres Nasional Lemkari 2026 dihadiri jajaran pengurus pusat, perwakilan dari 18 provinsi, serta pengurus dari berbagai tingkatan.
Forum menjadi ajang evaluasi program kerja selama lima tahun terakhir.
Paman Birin mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarorganisasi keolahragaan.
“Evaluasi pasti ada. Ke depan kita berharap koordinasi bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Dari pantauan di lapangan Kongres dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalse Muhidin yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin.
Baca juga: Ribuan Karateka Kalsel Ramaikan Piala Pangdam XXII 2026, Paman Birin Tegaskan Pentingnya Pembinaan
“Lemkari sebagai salah satu perguruan karate tertua dan terbesar di Indonesia telah menunjukkan peran penting dalam mencetak atlet berprestasi. Kongres nasional ini menjadi momen strategis untuk merumuskan arah organisasi ke depan,” ujarnya.
Dia berharap, forum diharapkan mampu melahirkan keputusan yang tak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi meningkatkan kualitas pembinaan atlet hingga menjangkau daerah secara merata. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)