BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Hujan disertai angin kencang yang melanda Kota Pangkalpinang pada Sabtu (25/4/2026) pagi hingga siang hari mengakibatkan kerusakan di puluhan rumah warga serta pohon tumbang di berbagai wilayah.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.43 WIB tersebut berdampak luas, mulai dari kerusakan atap rumah hingga tumbangnya pohon yang sempat menutup akses jalan.
Plt Sekretaris BPBD Kota Pangkalpinang, Sinyu Kampoeng, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat melalui call center serta hasil patroli tim di lapangan.
"Tim kami langsung melakukan pengecekan dan penanganan di sejumlah titik. Angin kencang ini memang menyebabkan banyak pohon tumbang dan kerusakan pada rumah warga," ujar Sinyu kepada Bangkapos.com, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan rumah warga umumnya terjadi pada bagian atap, seperti asbes, seng, hingga kayu kasau yang terlepas akibat terjangan angin.
Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Kelurahan Pangkal Balam, Gabek, Ampui, Opas Indah, Selindung Baru, Gajah Mada, Bukit Merapin, Sriwijaya, hingga Sinar Bulan. Total sementara, puluhan rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di sejumlah titik strategis, seperti di kawasan Lontong Pancur, Taman Bunga, Selindung, Air Itam, hingga sepanjang Pantai Pasir Padi. Bahkan, beberapa pohon dilaporkan menimpa badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
"Di beberapa lokasi, pohon tumbang juga sempat mengenai jaringan listrik dan menutup akses jalan. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi agar kondisi cepat kembali normal," jelasnya.
Tak hanya rumah warga, angin kencang juga merobohkan sejumlah fasilitas umum dan lapak usaha. Tenda-tenda UMKM di kawasan Alun-alun Pangkalpinang serta di sekitar Jembatan Emas dilaporkan rusak akibat terjangan angin.
Dalam kejadian tersebut, BPBD mencatat adanya korban luka. Salah satunya seorang mahasiswi yang mengalami luka di bagian kepala setelah tertimpa material saat berteduh di kawasan Air Itam. Korban langsung dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan.
Selain itu, terdapat laporan pengendara sepeda motor yang tertimpa material akibat terpaan angin di sekitar kawasan Masjid Kubah Timah.
"Secara umum tidak ada korban jiwa meninggal dunia. Namun ada beberapa korban luka yang sudah mendapatkan penanganan medis," tambah Sinyu.
Hingga saat ini, BPBD Kota Pangkalpinang bersama BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tagana Dinas Sosial, TNI-Polri, serta relawan dan masyarakat masih melakukan pendataan serta pembersihan di lokasi terdampak.
Sinyu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
"Kami minta masyarakat berhati-hati, terutama saat hujan disertai angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon atau dekat bangunan yang berisiko roboh," imbaunya.
BPBD memastikan pendataan kerusakan dan kerugian masih terus dilakukan guna menentukan langkah penanganan lanjutan bagi warga terdampak.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)