TRIBUNBANYUMAS.COM, WASHINGTON DC - Suara tembakan membuat tamu undangan acara White House Correspondents' Dinner di ballroom Hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat, segera berlindung di bawah meja.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang berada di atas panggung segera dievakuasi tim Secret Service.
Acara makan malam ini turut dihadari Wakil Presiden AS JD Vance, Ibu Negara Melania Trump, dan anggota kabinet.
Sementara, tamu yang hadir di antaranya pejabat tinggi pemerintah AS, jurnalis, eksekutif bisnis, dan selebritas.
Baca juga: Iran Tak Datang ke Perundingan, Trump Tiba-tiba Umumkan Perpanjang Gencatan Senjata
Kejadian ini membuat suasana acara menjadi kacau.
Dikutip Kompas.com dari The Wall Street Journal, Minggu (26/4/2026), polisi terlihat memadati Hotel Washington Hilton dan helikopter berputar-putar di atasnya.
Seorang veteran militer yang menjadi tamu di acara makan malam tersebut, Erin Thielman mengungkapkan, peristiwa terjadi saat dia meninggalkan ruang acara untuk menelepon putranya.
Saat itulah dia mendengar tiga dentuman keras yang diyakininya sebagai tembakan.
Dia juga melihat seorang pria jatuh tersungkur tepat di depannya.
Pria itu membawa sesuatu yang tampak seperti senapan dan magasin.
Thielman kemudian turun ke bawah dan melihat petugas keamanan sudah mengeluarkan pistol mereka.
Acara makam malam yang digelar Gedung Putih tersebut merupakan acara rutin.
Hanya saja, tahun ini menjadi yang pertama bagi Presiden Trump untuk menghadirinya, sejak 2015.
Ia tidak berpartisipasi selama masa jabatan pertamanya.
Baca juga: AS Tak Tepati Kesepakatan, Iran Kembali Blokade Total Selat Hormuz: Trump Tak Bisa Memeras Kami!
Saat kejadian, Trump berada di atas panggung bersama sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt, Wakil Presiden Vance, anggota komite Asosiasi Koresponden Gedung Putih dan Oz Pearlman, serta pembawa acara.
Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth hadir dalam jamuan makan malam tersebut.
Hotel Washington Hilton adalah tempat Presiden Ronald Reagan ditembak pada tahun 1981. (Kompas.com/Ahmad Naufal Dzulfaroh)