TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aksi licik seorang pria yang menyamar sebagai anggota TNI terbongkar setelah menipu pedagang telur di Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
Pelaku menggunakan modus pembelian dalam jumlah besar dengan dalih kegiatan sosial, sebelum akhirnya membawa kabur ratusan kilogram telur tanpa membayar.
Pelaku diketahui bernama Enjang (64), warga Kabupaten Bandung Barat. Ia ditangkap Tim Resmob Polres Sumedang bersama Unit Reskrim Polsek Pamulihan di wilayah Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 21.15 WIB.
Dalam aksinya, pelaku menyamar sebagai perwira TNI berpangkat Kapten dengan nama Abdulrahman. Ia memesan telur ayam sebanyak 270 kilogram kepada korban dengan alasan untuk kebutuhan bazar di panti jompo.
Untuk meyakinkan korban, pelaku meminta agar pesanan dikirim ke Kantor Kecamatan Pamulihan. Setelah barang tiba di lokasi, pelaku kembali mengatur skenario dengan mengarahkan agar seluruh telur dipindahkan ke dalam mobil miliknya.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian mengelabui korban dengan dalih proses pembayaran. Ia meminta saksi menemui seseorang yang disebut sebagai istrinya di ATM BRI wilayah Cimanggung.
Namun, setelah ditunggu, sosok yang dimaksud tak kunjung muncul. Saat korban mencoba menghubungi pelaku, nomor teleponnya sudah tidak aktif, dan pelaku pun menghilang membawa seluruh barang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar 250 kilogram telur dengan nilai mencapai Rp7,29 juta.
Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan, saat ditangkap, pelaku masih menyimpan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk melancarkan aksinya.
“Pelaku menggunakan seragam TNI lengkap dengan atribut untuk meyakinkan korban,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026) malam.
Polisi turut mengamankan satu unit mobil Honda HR-V, telepon genggam, serta seragam dan atribut militer yang digunakan pelaku.