Tujuannya adalah mencegah terjadinya kebocoran data. Apalagi sekarang banyak aplikasi yang mengharuskan penyertaan email dan bisa jadi ada upaya kejahatan di dalam
Tangerang (ANTARA) - Sejumlah mahasiswa S2 Program Pascasarjana Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang (Unpam), Tangerang Selatan, Banten, melakukan sosialisasi keamanan data bagi pelajar pada era kecerdasan buatan (AI) sebagai upaya mencegah terjadinya kejahatan digital.
Mahasiswa S2 Unpam I Made Mustika Kerta Astawa di Tangerang, Minggu, mengatakan upaya menjaga keamanan data yang dapat dilakukan pelajar adalah dengan pembuatan dan melakukan penggantian password secara berkala. Hal ini bertujuan agar identitas diri tak bisa diketahui.
Kemudian melakukan pemeriksaan email melalui aplikasi periksadata.com karena setiap aktivitas yang dilakukan di dalam ruang siber akan meninggalkan jejak digital.
"Tujuannya adalah mencegah terjadinya kebocoran data. Apalagi sekarang banyak aplikasi yang mengharuskan penyertaan email dan bisa jadi ada upaya kejahatan di dalam. Pemeriksaan ini penting guna mencegah penyalahgunaan data," ujar I Made dalam kegiatan sosialisasi di SMP Islam At-Taqwa Pamulang, Tangerang Selatan.
Perlu diketahui kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan juga melibatkan dosen dan mahasiswa lainnya yakni Dr. Sajarwo Anggai, Rafi Mahmud Zain M.Kom, Efza Nur Agastya, Khair Fadhillah, Anton Supriyadi, Mustiko Aji, Hamartin Putra dan Syara Devanti
Rafi Mahmud Zain selaku dosen Unpam menambahkan pelajar menjadi objek penting untuk diberikan sosialisasi pada era masa kini seiring dengan hadirnya teknologi AI agar bisa lebih paham mengenai literasi digital.
Selain itu kegiatan juga memberikan isu penting lainnya seperti bahaya aplikasi berbahaya (APK), penyebaran hoaks, serta maraknya praktik judi online (judol) di kalangan pelajar.
"Kita ingin agar pelajar menjadi pengguna teknologi yang bijak dan bisa menjaga privasi pada era masa kini, agar tidak terjebak pada hal yang negatif bahkan judi online," katanya.
Kepala Sekolah SMP Islam At Taqwa H. Budi Waluyo mengatakan sangat senang adanya sosialisasi kepada 35 pelajar untuk menambah pengetahuan siswa terkait penggunaan gadget dan berharap kegiatan dan kerjasama ini dapat berkelanjutan.
“AI ada dimana-mana dan tanpa sadar kita semua adalah pengguna AI, AI adalah alat yang sangat kuat dan kekuatan sesungguhnya ada pada yang menggunakannya dengan bijak, maka selalu jaga privasi, selalu verifikasi, dan berpikir kritis jangan mudah percaya,” katanya.





