Trofeo HUT ke-59 KONI DIY: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi Demi Prestasi
Yoseph Hary W April 26, 2026 02:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY menggelar trofeo sepak bola antar KONI kabupaten/kota se-DIY di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (26/4/2026) pagi. 

Ajang ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan para pengurus dan stakeholder olahraga di wilayah DIY.

Pererat hubungan internal organisasi

Ketua Umum KONI DIY, KGPAA Paku Alam X, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar soal menang atau trofi. Lebih dari itu, trofeo ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan internal organisasi.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergi antar KONI kabupaten/kota se-DIY. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi yang solid dan berdaya saing,” ujarnya di sela kegiatan.

Paku Alam X yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur DIY menambahkan, tantangan dunia olahraga ke depan semakin kompleks.

Karena itu, komunikasi dan kolaborasi antarwilayah mulai dari Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul hingga Kota Yogyakarta harus terus dijaga.

Melalui laga persahabatan ini, ia berharap tercipta dampak positif bagi peningkatan prestasi atlet di DIY. Organisasi yang sehat dan kompak diyakini akan mempermudah koordinasi dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Jadikan pertandingan ini untuk mempererat persaudaraan,” tegasnya.

Bangun komunikasi

Dalam trofeo tersebut, terdapat tiga tim yang bertanding. Tim A dihuni oleh KONI DIY dan Gunungkidul, Tim B oleh Sleman dan Kulon Progo, serta Tim C oleh Kota Yogyakarta dan Bantul. Dari hasil pertandingan, Tim A keluar sebagai juara.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum I KONI DIY, Rumpis Agus Sudarko, menyebut kegiatan ini menjadi sarana penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik antar pengurus.

“Kegiatan ini utamanya untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan komunikasi, baik dalam organisasi maupun pembinaan prestasi. Dengan komunikasi yang baik, kami berharap kinerja antar KONI bisa saling mendukung demi prestasi DIY,” ujarnya.

Terkait hasil pertandingan, ia menilai capaian tersebut bukanlah hal utama. Menurutnya, meski para peserta jarang berlatih bersama, mereka tetap mampu menampilkan permainan yang cukup baik.

“Yang terpenting adalah kebersamaan dan sinergi. Soal juara, itu kebetulan saja,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.