Truk BBM Terbalik di Jalan Poros Warangga Muna Dievakuasi, 2 Petugas Aman, Distribusi Tetap Berjalan
Apriliana Suriyanti April 26, 2026 03:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PT Pertamina yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Warangga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini dalam proses evakuasi, Minggu (26/4/2026).

Informasi tersebut disampaikan Supervisor I Receiving, Storage, and Distribution (RSD), Edwin Prasetyo dalam keterangan resmi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang diterima TribunnewsSultra.com.

“Saat ini proses evakuasi kendaraan sedang dilakukan, disertai koordinasi dengan pihak terkait untuk kelancaran penanganan,” katanya.

Edwin menjelaskan, insiden terjadi saat mobil tangki dalam perjalanan kembali menuju Fuel Terminal usai menyalurkan BBM di SPBU Wakuru, Sabtu (25/4/2026) kemarin.

Kondisi jalan yang menurun dan berkelok, serta permukaan yang licin akibat hujan, diduga menyebabkan kendaraan selip, kehilangan kendali, hingga akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.

Mengetahui kejadian tersebut, tim operasional Fuel Terminal Pulau Raha langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Baca juga: Truk BBM Terbalik di Tikungan Raha Watopute Muna, Diduga Akibat Jalan Licin saat Hujan

Dua awak mobil tangki dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan awal.

"Tim dari Fuel Terminal Pulau Raha telah berada di lokasi tidak lama setelah kejadian untuk melakukan pengamanan area serta memastikan kondisi awak dalam keadaan aman," ujar Edwin.

Pada saat kejadian, kendaraan dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan risiko terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menyampaikan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan investigasi menyeluruh guna memperkuat aspek keselamatan operasional.

Selain itu, peningkatan kewaspadaan berkendara bagi awak mobil tangki akan kembali diintensifkan melalui sosialisasi keselamatan.

Menurut Lilik, keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap operasional distribusi energi.

“Setiap aktivitas distribusi BBM dijalankan dengan standar keselamatan yang ketat. Evaluasi atas setiap kejadian menjadi bagian penting untuk memperkuat sistem dan memastikan operasional berjalan aman, andal, serta berkelanjutan,” jelasnya.

Baca juga: 3 BBM Non Subsidi di Kendari Kompak Naik, Dexlite Tembus Rp24.150, Pertamax Turbo Rp19.850 per Liter

Pertamina memastikan insiden ini tidak mengganggu kelancaran distribusi BBM di wilayah tersebut.

Penyaluran energi kepada masyarakat pun tetap berjalan sesuai rencana dengan dukungan armada operasional yang tersedia.

“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi dengan mengedepankan keselamatan, ketepatan, dan pelayanan optimal di seluruh wilayah operasional,” ujar dia.

Masyarakat yang membutuhkan informasi atau mengalami kendala layanan dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan dan informasi.

Sebagai informasi, Kabupaten Muna dapat ditempuh lewat jalur laut menggunakan kapal dari Pelabuhan Nusantara Kendari sekira 5-6 jam berkendara. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.