TRIBUNPEKANBARU.COM - Simak disini, kami menyajikan Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 145 Lembar Aktivitas 3 Kurikulum Merdeka: Corak Agama Kerajaan Tarumanegara.
Inilah Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 145 Lembar Aktivitas 3 Kurikulum Merdeka: Corak Agama Kerajaan Tarumanegara:
Mengenal sejarah kerajaan Tarumanegara menjadi lebih mudah dengan kunci jawaban IPS kelas 7 halaman 145 lembar aktivitas 3 Kurikulum Merdeka: corak agama Kerajaan Tarumanegara.
Panduan ini membantu siswa memahami bagaimana agama memengaruhi kehidupan dan budaya kerajaan tersebut.
Setiap soal pada lembar aktivitas 3 dijelaskan dengan bahasa sederhana supaya mudah dipahami.
Dengan kunci jawaban ini, siswa dapat memeriksa pekerjaan mereka sendiri dan belajar lebih percaya diri.
Materi tentang corak agama Kerajaan Tarumanegara menekankan pengaruh spiritual terhadap kehidupan masyarakat pada masa itu.
Guru juga bisa menggunakan panduan ini untuk membimbing siswa dengan lebih terstruktur dan jelas.
Dengan panduan ini, siswa dapat memahami corak agama Tarumanegara dengan cara yang mudah dan menyenangkan.
Lembar Aktivitas 3 Aktivitas Individu
Bagaimana corak agama yang dianut di Kerajaan Tarumanegara?
Jawab: Corak agama yang dianut di Kerajaan Tarumanegara adalah Hindu Wisnu.
Wisnu adalah dewa yang bergelar pemelihara yang bertugas memelihara dan melindungi segala ciptaan Brahman atau Tuhan Yang Maha Esa.
Adapun bukti jika Kerajaan Tarumanegara bercorak agama Hindu Wisnu dapat dilihat dari peninggalan-peninggalan Kerajaan Tarumanegara, salah satunya prasasti.
Pada Prasasti Ciaruteun ditemukan dua tapak kaki. Dua tapak kaki pada Prasasti Ciaruteun merupakan tapak kaki raja yang menyerupai tapak kaki Dewa Wisnu.
Lembar Aktivitas 4 Aktivitas Individu
Mengapa Sriwijaya disebut Kedatuan bukan Kerajaan?
Jawab: Sriwijaya lebih tepat disebut kedatuan, bukan kerajaan, karena negara itu menerapkan sistem monarki kedatuan.
Sriwijaya dikabarkan dipimpin oleh seorang penguasa yang diberi gelar datu. Adapun datu adalah sebutan untuk seorang pemimpin dalam Bahasa Melayu.
Adapun wilayah Sriwijaya dibagi menjadi beberapa bagian yang disebut mandala. Setiap wilayah bagian Sriwijaya (mandala) di pimpin oleh seorang Datu Mandala.