BANGKAPOS.COM, BANGKA — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Rudianto Tjen menegaskan sebagai Imam muda seyogianya memberikan contoh dan teladan kepemimpinan rohani maupun sosial di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan saat Rudi menghadiri prosesi Tahbisan Imam Keuskupan Pangkalpinang, Minggu (26/4/2026).
Rudianto Tjen menekankan bahwa imam muda yang ditahbiskan memegang tanggung jawab besar sebagai pelayan umat sekaligus panutan moral.
Ia menilai bahwa karakter generasi muda yang energik, adaptif dan penuh semangat sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.
“Generasi muda memiliki peluang besar untuk membawa pembaruan. Sebagai pemimpin rohani, kalian diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pelayan yang rendah hati bagi umat,” ujar Rudianto Tjen.
Ia juga menyampaikan bahwa kepemimpinan yang melayani adalah kunci untuk membangun hubungan yang kuat antara pemimpin rohani dan umat. Menurutnya, pelayanan yang tulus akan melahirkan kepercayaan, kedekatan dan rasa hormat dari masyarakat.
"Dalam dunia yang serba cepat seperti sekarang, umat membutuhkan pemimpin yang mau mendengar, hadir untuk mereka dan mampu memberikan bimbingan dengan penuh empati. Itulah esensi kepemimpinan yang melayani," ungkap Rudi.
Selain memberikan dorongan kepada imam muda, Rudianto Tjen turut mengapresiasi peran gereja dalam membimbing dan menyiapkan generasi baru pemimpin rohani.
Ia menilai bahwa pembinaan yang kuat dan lingkungan yang mendukung menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya pemimpin yang berintegritas.
Prosesi Tahbisan Imam Keuskupan Pangkalpinang 2026 berlangsung khidmat dan dihadiri oleh umat, tokoh agama serta berbagai undangan.
Momen ini tidak hanya menandai lahirnya pemimpin rohani baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai pelayanan, persaudaraan dan kebersamaan bagi seluruh masyarakat. (*/E5)