Simulasi Banjir Klaten Disorot Nasional, Bupati Hamenang: Jadi Role Model Penanganan Bencana!
Delta Lidina April 26, 2026 06:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM, KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar simulasi penanganan bencana banjir dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bahkan mendapat apresiasi nasional dan disiarkan langsung secara nasional dari Aceh.

Simulasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, lintas OPD hingga relawan dan masyarakat. 

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya konkret membangun kesiapsiagaan lintas sektor.

“Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Nasional tahun 2026, kami Pemerintah Kabupaten Klaten bersama rekan-rekan Forkopimda dan seluruh stakeholder yang ada di wilayah menyelenggarakan kegiatan simulasi terjadinya bencana,” ujar Hamenang.

Ia menyebut, seluruh elemen dikerahkan untuk memastikan koordinasi berjalan optimal saat menghadapi situasi darurat.

“Kita mengerahkan seluruh elemen yang ada untuk berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan pada kesempatan ini,” lanjutnya.

Simulasi diawali dengan skenario tanggul jebol di Sungai Dengkeng yang menyebabkan warga terjebak banjir. 

BENCANA DI KLATEN - Pemkab Klaten menggelar simulasi penanganan bencana banjir dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Minggu (26/4/2026).
BENCANA DI KLATEN - Pemkab Klaten menggelar simulasi penanganan bencana banjir dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026 di Desa Japanan, Kecamatan Cawas, Minggu (26/4/2026). (TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo)

Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi menggunakan perahu, mengevakuasi korban ke titik aman, hingga membawa mereka ke lokasi pengungsian.

Menurut Hamenang, skema penanganan yang diterapkan telah disusun secara komprehensif, mulai dari evakuasi hingga pemulihan.

“Mulai dari cek kesehatannya, bagaimana trauma healing-nya, bagaimana logistiknya, sampai nanti mereka benar-benar dirasa sudah safe, kemudian bisa kembali ke rumah yang masih,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini mendapat perhatian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Alhamdulillah kegiatan ini diapresiasi oleh nasional sehingga Insyaallah rangkaian kegiatan kita simulasi kebencanaan ini akan disiarkan langsung melalui live streaming yang akan dipusatkan (Hari Kesiapsiagaan Bencana) acaranya di Aceh,” katanya.

Hamenang berharap simulasi ini bisa menjadi model nasional dalam penanganan bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah Klaten. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.