Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Jembatan penyeberangan speedboat di Jalan Pantai Mardika menuju Wayame, Kota Ambon, masuk dalam rencana pembangunan Tahun Anggaran (TA) 2026.
Pembangunan akan dilakukan melalui sistem lelang elektronik menggunakan mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (Barjas) serta Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, Minggu (26/4/2026), kondisi jembatan saat ini sudah tidak layak. Pagar pengaman di sisi kiri dan kanan terlihat rusak, namun aktivitas penyeberangan masih terus berlangsung.
Baca juga: Comeback Gila Veda Pratama! Start 17, Finis 6 di Moto3 Spanyol 2026
Baca juga: Mengenal SnapTik, Solusi Praktis Download Video TikTok Tanpa Watermark
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perhubungan mulai menyiapkan langkah pembangunan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Yan Suitella, mengatakan perencanaan proyek tersebut telah masuk dalam agenda tahun 2026 dan saat ini sedang dalam tahap penyusunan dokumen pengadaan.
“Sesuai perencanaan masuk tahun 2026, saat ini masih berproses dokumen untuk pengadaan melalui Barjas,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan di lokasi yang sama dengan konsep jembatan permanen.
Desain proyek juga tengah disiapkan dan dikonsultasikan dengan pimpinan sebelum direalisasikan.
“Konsepnya tetap jembatan speedboat, tetapi dibuat permanen. Desainnya sementara disusun untuk dikonsultasikan,” jelasnya.
Pemerintah berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga aktivitas transportasi masyarakat tetap terjaga tanpa mengganggu mata pencaharian warga. (*)