Evakuasi Dramatis di Goa Kalam Aceh Selatan, Pemuda Asal Lhok Bengkuang Alami Patah Paha
Muhammad Hadi April 26, 2026 07:39 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Pos PB 01 Tapaktuan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, berhasil mengevakuasi seorang pemuda yang terjatuh saat berwisata di kawasan Goa Kalam, Kecamatan Tapaktuan, Minggu (26/4/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di lokasi wisata Goa Kalam, Desa Jambo Apha. 

Korban diketahui bernama Andika (20), warga Desa Lhok Bengkuang, yang saat itu tengah berwisata bersama rekan-rekannya di lokasi pemandian Goa Kalam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan Zainal mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang diterima petugas, korban terpeleset dan terjatuh di atas batu hingga mengalami cedera serius. 

“Korban mengalami patah tulang pada bagian paha akibat terjatuh di bebatuan,” Kata Zainal.

Baca juga: MUQ Aceh Selatan Kembali Dominasi SOB XIII 2026, Raih Juara Umum

Lebih lanjut, katanya, rekan korban bernama Rizki kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar PB 01 Tapaktuan.

“Mendapatkan laporan, tim rescue Damkar langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi, termasuk tandu. 

Medan yang cukup sulit dengan estimasi waktu tempuh mencapai dua jam menjadi tantangan tersendiri bagi petugas,” kata Zainal.

Imbau masyarakat berhati-hati di lokasi wisata alam

Setelah upaya evakuasi yang berlangsung cukup intens, kata Zainal, korban akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 17.05 WIB. 

Baca juga: Menteri Koperasi RI Dijadwalkan Kunjungi Aceh Selatan, Ini Agendanya

Selanjutnya, korban langsung diantar ke rumahnya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ia mengatakan proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Damkar Pos 01 Tapaktuan, TNI/Polri, masyarakat setempat, serta jajaran BPBD Aceh Selatan.

“BPBD mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di lokasi wisata alam, terutama di area yang memiliki risiko tinggi seperti bebatuan licin di kawasan pemandian,” pungkasnya.

Baca juga: Danyonif 115/Macan Leuser Perkuat Sinergi dengan Ulama, Silaturahmi ke MPU Aceh Selatan

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.