Gagal Salip dari Kiri, Bus AKAP Hantam Bokong Truk Pakan Ternak Hingga 12 Penumpang Terluka
raka f pujangga April 26, 2026 08:55 PM

 

TRIBUNJATENG.COM, PASURUAN - Kecepatan tinggi dan manuver mendahului yang kurang perhitungan berujung pada insiden berdarah di Tol Gempol-Pasuruan KM 807, Minggu (26/4/2026).

Sebuah bus AKAP jurusan Tangerang-Denpasar ringsek tak berbentuk setelah menghantam bagian belakang truk bermuatan pakan ayam, mengakibatkan belasan penumpang harus dilarikan ke rumah sakit dan melumpuhkan arus lalu lintas di jalur menuju arah timur tersebut.

Akibat kejadian itu, 12 penumpang bus mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Aksi Heroik Sopir Truk Tembakau Kecelakaan di Semarang, Pilih Terguling Daripada Tabrak Mobil Lain

Kanit PJR Jatim 3, AKP Dirman mengungkapkan, peristiwa bermula saat bus bernomor polisi B 7086 VAA yang dikemudikan Hari Suprapto (46), warga Bandung, melaju dari arah barat menuju timur.

Bus jurusan Tangerang-Denpasar tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi di lajur cepat. 

Setibanya di lokasi kejadian, sopir bus berniat mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kiri atau lajur lambat.

Namun, saat bersamaan, melaju truk bernomor polisi DK 8484 VO yang dikemudikan Putu Edi Putra Hartawan (40), warga Buleleng, Bali di lajur tersebut.

Dirman menyebutkan, kecelakaan tidak terhindarkan lantaran jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat saat bus berpindah lajur.

"Diduga pengemudi bus kurang menjaga jarak aman. Saat hendak mendahului dengan mengambil lajur kiri, ternyata ada truk muatan pakan ayam sehingga tabrakan tidak bisa dihindari," katanya, Minggu (26/4/2026).

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah, ringsek di bagian depan sebelah kiri bodi bus setelah menghantam bagian belakang truk.

Berdasarkan data kepolisian, tercatat sebanyak 12 orang, dengan rincian 5 orang mengalami luka berat dan 7 orang mengalami luka ringan.

"Semua korban langsung kami bawa ke RSUD Grati untuk penanganan lebih lanjut," ujar Dirman. 

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Truk Tabrak Pikap dan Motor di Bejen Temanggung, Sopir Tewas

Selain mengakibatkan korban luka-luka, kejadian tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat. 

Sebab, dua kendaraan yang terlibat kecelakaan menutup lajur cepat maupun lajur lambat. 

Kendaraan harus melambat untuk melewati lokasi kejadian dengan menggunakan bahu jalan tol sembari menunggu evakuasi bus dan truk. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.