TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Persib Bandung mendapat sejumlah kerugian usai gagal menang melawan Arema FC dalam laga Super League 2025/2026.
Seperti yang diketahui, telah berakhir laga Super League 2025/2026 antara Persib Bandung kontra Arema FC yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026).
Disaksikan langsung oleh Bobotoh, Persib Bandung justru ditahan imbang Arema FC dengan skor kacamata 0-0.
Hasil imbang ini masih membuat Pangeran Biru menempati puncak klasemen sementara Super League 2025/2026.
Baca juga: Potensi Adu Sikut Kejutan Persib Bandung dan Persija, 1 Pemain Tim Papan Bawah Kans Aktornya
Baca juga: Bojan Hodak Catat Sejarah Baru, Rekor 12 Tahun di Persib Bandung Terpecahkan
Pasalnya, pesaing terdekat Persib Bandung, Borneo FC tak bisa menyalip mereka kendati mengoleksi poin yang sama, 66 poin, berkat kemenangan telak atas Semen Padang dengan skor 3-0.
Hal ini tak lepas dari Persib Bandung yang unggul secara head to head atas Borneo FC.
Kendati demikian, hasil imbang tanpa skor melawan Arema FC tetap menimbulkan sejumlah kerugian bagi Persib Bandung.
Lantas, apa saja kerugian tersebut?
Berikut ulasannya:
Sebagai informasi, sebelum melawan Arema FC, Persib Bandung memiliki catatan win rate 100 persen di kandang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Hal ini tak lepas dari Persib Bandung yang kerap meraih kemenangan saat bermain di kandang mereka.
Kemenangan terakhir Persib Bandung di kandang terjadi pada laga melawan Bali United, 12 April 2026.
Kala itu, Persib Bandung menang atas Bali United dengan skor 3-2.
Namun, seperti yang telah disebut, Persib Bandung gagal meraih kemenangan pada laga kandang terbarunya melawan Arema FC.
Kendati demikian, Persib Bandung masih berpeluang untuk tak terkalahkan di laga kandang.
Masih ada dua pertandingan lagi Persib Bandung jaga rekor tersebut di musim ini.
Maung Bandung masih akan menjamu PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara di GBLA.
Seperti yang telah disebut, Persib Bandung memiliki poin yang sama dengan Borneo FC di peringkat kedua, yakni 66 poin.
Beruntung bagi Persib Bandung, Borneo FC tak bisa mengkudeta mereka dari puncak karena Pangeran Biru unggul head to head.
Sementara dengan kompetitor Persib Bandung lainnya, Persija Jakarta, kini berjarak tujuh poin.
Jarak tersebut bisa terpangkas menjadi empat poin, apabila Persija Jakarta memenangi pertandingan Super League 2025/2026 melawan Persis Solo, Minggu (26/4/2026).
Saat ini, Persib Bandung di ambang meraih hattrick atau tiga kali meraih gelar Liga Indonesia, yang di musim 2025/2026 ini bernama Super League.
Hal ini seiring dengan pada dua musim sebelumnya, yakni 2023/2024 dan 2024/2025, Persib Bandung meraih gelar Liga Indonesia, yang kala itu bernama Liga 1.
Sementara itu, sejak era Liga Indonesia yang dimulai pada musim 1994/1995, belum ada satu pun tim yang sukses rengkuh hattrick gelar juara berturut-turut.
Capaian terdekat dari tim Liga Indonesia yakni meraih brace dua gelar beruntun.
Capaian tersebut diraih oleh Bali United pada musim 2018/2019 dan 2021/2022, dan Persib Bandung pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Namun, terkhusus Bali United, gelar mereka terhitung brace meski terpaut dua tahun, mengingat Liga Indonesia sempat diliburkan pada 2020 hingga 2021 akibat pandemi Covid-19.
(TribunJatimTimur.com)