- Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tetap berangkat ke Pakistan pada Minggu (26/4) waktu setempat.
Araghchi tetap ke Pakistan meski Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan pengiriman para utusannya untuk melaksanakan negosiasi damai di Pakistan.
Meskipun AS batal datang, namun para mediator berusaha menjaga perundingan perdamaian tetap berjalan.
Dilansir dari The Strait Times, Araghchi bertemu dengan para pejabat Pakistan.
Mereka membahas soal posisi dan pandangan Iran tentang kerangka kerja kesepahaman apa pun untuk mengakhiri perang sepenuhnya.
Media Iran melaporkan bahwa Araghchi tiba di ibu kota Pakistan sehari sebelumnya, setelah itu ia melanjutkan perjalanan ke Oman.
Sayangnya Menlu Iran meninggalkan Pakstan tanpa hasil konkret terkait negosiasi damai tersebut.
Sebelum pertemuan Iran dan Pakistan digelar, Trump mengumumkan bahwa delegasinya batal berangkat.
Trump mengatakan tidak ada gunanya duduk dengan Iran dan membahas hal yang tidak penting.
Menurut Trump kepemimpinan Iran saat ini sedang dilanda pertikaian internal yang luar biasa.
Trump menyebut pejabat Iran saling berebut untuk menjadi pemimpin karena AS telah menyingkirkan dua level pemimpin Iran.
Meski begitu Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah adanya perpecahan internal di negaranya.
Ia menegaskan iran tetap solid di bawah kepemimpinan tertinggi tanpa perbedaan antara kelompok garis keras maupun moderat.
Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: Muhammad Taufiq Rahman Setyawan
Uploader: bagus gema praditiya sukirman