Apa Motif Pelaku Penembakan Donald Trump ?, Jaksa Agung AS Bocorkan Hasil Temuan Awal
Naufal Fauzy April 26, 2026 10:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kasus penembakan yang terjadi ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengikuti sebuah jamuan makan masih menimbulkan pertanyaan.

Khususnya motif pelaku di balik kasus penembakan tersebut.

Pelaku dikabarkan telah berhasil diamankan oleh pihak keamanan usai peristiwa itu terjadi.

Trump juga langsung dievakuasi usa terdengar tembakan di tengan jamuan makan Gedung Putih tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Jaksa Agung Amerika Serikat (AS) Todd Blanche membocorkan temuan awal motif pelaku dalam kasus penembakann tersebut.

Namun dia menegaskan bahwa penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap kasus penembakan ini.

“Kami masih menyelidiki motifnya, dan itu tentu akan memakan waktu beberapa hari,” kata Blanche kepada moderator Kristen Welker dalam program Meet the Press di NBC News, Minggu (26/4/2026).

Namunn dia mengungkap, berdasarkan temuan awal, pelaku diduga mengincar pejabat dalam pemerintahan AS dalam aksi penyerangan tersebut. 

“Namun itu masih sangat awal. Kami percaya dia menargetkan pejabat pemerintahan dalam upaya serangan ini,” ujarnya.

Blanche juga menyebut bahwa target tersebut “kemungkinan besar” termasuk Presiden AS, meski ia menegaskan penyelidik masih berhati-hati untuk tidak mendahului kesimpulan akhir.

“Saya ingin menahan diri agar tidak terlalu cepat menyimpulkan,” tambahnya.

Cara Pelaku Menyusup

Selain motif, bagaimana pelaku bisa menembus area keamanan acara juga diselidiki. 

Blanche mengatakan, aparat tengah mendalami laporan bahwa pelaku kemungkinan merakit senjata di dalam hotel tempat acara berlangsung.

Ia menegaskan pelaku tidak berhasil masuk jauh ke area utama. 

“Dia hampir tidak melewati perimeter keamanan. Dan yang saya maksud hampir tidak, itu hanya beberapa kaki saja,” kata Blanche. 

Dalam keterangannya, Blanche juga mengungkap dugaan jalur perjalanan pelaku sebelum tiba di Washington DC.

Penyidik meyakini pelaku kemungkinan besar melakukan perjalanan dari Los Angeles ke Chicago, lalu dari Chicago ke Washington DC menggunakan kereta, sebelum akhirnya menginap di hotel lokasi acara.

Blanche memastikan pelaku akan segera didakwa secara resmi di pengadilan Washington DC pada Senin (27/4/2026) waktu setempat.

Trump Dievakuasi

Diketahui, pelaku penembakan ini diketahui bernama Cole Thomas Allen (31), warga Torrance, California. 

Menurut sumber penegak hukum kepada CBS News, Allen diduga memiliki niat untuk menembak pejabat dalam pemerintahan Presiden Donald Trump. 

Insiden terjadi di luar ballroom Washington Hilton, lokasi berlangsungnya jamuan makan malam. 

Saat kejadian, Trump dan Ibu Negara Melania Trump berhasil dievakuasi dengan selamat, dan tidak ada tamu yang mengalami luka serius. 

Meski demikian, seorang agen Secret Service sempat terkena tembakan. 

Beruntung, ia selamat karena mengenakan rompi antipeluru. 

Sumber penegak hukum menyebutkan, pelaku melepaskan setidaknya 5-8 kali tembakan dalam insiden tersebut. 

Kepala sementara Kepolisian Metropolitan Washington DC, Jeffery Carroll, mengatakan pelaku membawa sejumlah senjata saat berusaha menerobos pos pemeriksaan keamanan. 

Senjata tersebut meliputi senapan laras panjang, pistol, serta beberapa pisau. 

Pelaku berhasil dihentikan oleh aparat dan ditangkap di lokasi kejadian. 

Sumber: Kompas.com.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.