Warga Iran Kumpul di Isfahan Peringati Kegagalan Operation Eagle Claw AS
TRIBUNNEWS.COM - Warga Iran dilaporkan berkumpul di lokasi jatuhnya pesawat tempur Amerika Serikat (AS) untuk memperingati ulang tahun kegagalan operasi AS tahun 1980.
Lokasi yang dijadikan lokasi warga Iran berkumpul adalah tempat reruntuhan pesawat tempur AS di provinsi Isfahan.
Baca juga: Sendirian di Gurun Iran, Cerita Penyelamatan Pilot AS: Insiden Black Hawk Down Nyaris Terulang
"Mereka berkumpul untuk memmeringati ulang tahun ke-46 Operasi Cakar Elang (Operation Eagle Claw) militer AS tahun 1980, sebuah upaya untuk menyelamatkan lebih dari 50 warga Amerika yang disandera di kedutaan AS di Teheran setelah revolusi Islam Iran," tulis laporan WN, Minggu (26/4/2026).
Dalam konteks peperangan yang terjadi saat ini, militer Iran mengklaim juga mampu menjatuhkan sejumlah pesawat AS.
Pada awal April 2026, Militer Iran menyebut kalau empat pesawat AS hancur selama operasi penyelamatan seorang awak pesawat tempur yang jatuh.
Operation Eagle Claw adalah operasi militer Amerika Serikat yang diluncurkan pada April 1980 untuk menyelamatkan 52 diplomat dan warga AS yang disandera di Kedutaan Besar AS di Teheran, Iran.
Penyanderaan ini terjadi setelah Revolusi Iran 1979, ketika kelompok mahasiswa garis keras mengambil alih kedutaan dan menahan para staf sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan AS.
Misi penyelamatan dirancang sangat kompleks, melibatkan kombinasi pasukan khusus, pesawat angkut, dan helikopter yang harus menempuh rute panjang dari kapal induk di Laut Arab menuju wilayah gurun Iran.
Titik awal operasi berada di lokasi terpencil yang dikenal sebagai “Desert One”, yang berfungsi sebagai tempat pertemuan awal sebelum melanjutkan ke tahap infiltrasi ke Teheran.
Namun, operasi menghadapi berbagai kendala sejak awal.
Cuaca buruk berupa badai pasir (haboob) mengganggu navigasi dan menyebabkan beberapa helikopter mengalami kerusakan.
Dari delapan helikopter yang direncanakan, hanya lima yang dinyatakan siap melanjutkan misi—di bawah jumlah minimum yang dibutuhkan.
Kondisi ini memaksa komandan operasi merekomendasikan pembatalan.
Tragedi terjadi saat proses penarikan pasukan.
Sebuah helikopter bertabrakan dengan pesawat angkut C-130 di Desert One, memicu ledakan besar yang menewaskan delapan personel militer AS.
Insiden ini menjadi simbol kegagalan operasi sekaligus pukulan besar bagi militer dan pemerintahan Presiden Jimmy Carter.
Kegagalan Operation Eagle Claw memiliki dampak strategis jangka panjang. Selain memperburuk posisi politik Carter menjelang pemilu, peristiwa ini juga mendorong reformasi besar dalam struktur dan koordinasi pasukan khusus AS.
Salah satu hasilnya adalah pembentukan United States Special Operations Command (USSOCOM) dan peningkatan integrasi antar-matra dalam operasi khusus.
Para sandera akhirnya dibebaskan pada Januari 1981 melalui jalur diplomasi, tepat pada hari pelantikan Presiden Ronald Reagan.
Operation Eagle Claw tetap dikenang sebagai contoh penting dalam sejarah militer modern tentang kompleksitas operasi penyelamatan sandera dan risiko tinggi dari misi lintas wilayah dengan koordinasi multi-unit.