KDM Disentil Suporter Usai Bicara Bonus Rp5 M, Pelatih Persib Bereaksi Santai: Bonus Itu Hal Biasa
Naufal Fauzy April 26, 2026 10:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak bereaksi santai menanggapi hebohnya soal bonus Rp5 Miliar yang disebutkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Diketahui, hal ini menjadi pembicaraan setelah suporter Persib menyentil Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Dalam sebuah laga Persib, suporter Persib membentangkan spanduk yang berbunyi 'Shut UP KDM.'

KDM menanggapi hal itu dengan tenang bahkan berterimakasih karena sudah dikritik.

KDM menyebut sebelumnya memang dia pernah mengungkap soal bonus Rp5 Miliar yang akan diberikan.

Bojan Hodak, menyebut adanya bonus dalam sepak bola merupakan hal biasa.

"Itu hal biasa di sepak bola, kalau ada hasil ada apresiasi kalau tidak ada hasil tidak ada apresiasi. So buat kita, kita harus kasih hasil, itu aja," ujarnya dikutip dari Tribun Jabar.

Sedangkan Bojan Hodak, saat disingung akan adanya bonus tersebut, dia bingung apa yang menjadi masalahnnya.

"Bagus jika mendapatkan bonus, para pemain tentunya layak mendapatkan bonus. Dan kami berada di peringkat pertama, benar kan, anda bermain untuk bonus, begitulah sepak bola profesional," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Kapten Tim Persib Marck Klok.

"Mereka apresiasi kita, apresiasi klub, apresiasi kota, ini penting hasil kita buat kota semuanya buat klub, dan di sepak bola itu hal biasa mendapat apresiasi dan mendapat bonus," ujar Marck Klok.

VIRAL SPANDUK SENTIL KDM - Spanduk yang berbunyi pesan 'Shut Up KDM' viral dan jadi sorotan setelah videonya di sebuah laga Persib beredar di media sosial.
VIRAL SPANDUK SENTIL KDM - Spanduk yang berbunyi pesan 'Shut Up KDM' viral dan jadi sorotan setelah videonya di sebuah laga Persib beredar di media sosial. (kolase Youtube/Tribun Jabar, @dedimulyadiofficial)

Reaksi KDM

Diketahui, spanduk yang menyentil KDM itu dibentangkan di area tribun utara GBLA saat Persib bertanding melawan Arema FC pada Jumat (24/4/2026) kemarin.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) pun merespons viralnya spanduk yang menyebut namanya tersebut, Minggu (26/4/2026).

"Teman-teman Bobotoh yang berada di tribun utara GBLA saat pertandingan melawan Arema, saya mengucapkan terima kasih ya atas sepanduk yang dibentangkan," kata KDM.

"Yang intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib," imbuhnya.

Dedi Mulyadi mengaku yakin bahwa spanduk tersebut didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik.

"Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan," kata KDM.

KDM juga menjelaskan bonus yang diungkap ke publik itu sudah dibicarakan bahkan dengan top manajemen Persib.

"Sudah kita tidak usah lagi membicarakan ini secara berkelanjutan. Fokuslah Persib untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya agar seluruh harapan, keinginan, juara tiga kalinya tercapai," kata KDM.

"Untuk itu, saya ucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya. Semangat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.