TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah musibah terjadi di Desa Karegesan, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).
Rumah panggung semi permanen milik Keluarga Rita Tumatar dan Tumatar Juju dilalap si jago merah pada Sabtu (25/4/2026) siang.
Lokasi kebakaran yang berada tepat di perbatasan Desa Karegesan dan Desa Kaima sempat membuat warga sekitar panik.
Beruntung, gerak cepat (gercep) personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Minut berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain.
Begitu menerima laporan, tim Damkar segera meluncur ke lokasi kejadian.
Fokus utama petugas adalah melakukan isolasi agar kobaran api tidak menyambar rumah-rumah di sekitarnya yang letaknya cukup berdekatan.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Minut, Usman, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan personel terbaik untuk menjinakkan api.
"Langkah tersebut dilakukan personil di lapangan agar api tidak meluas ke rumah tetangga. Kemudian tim melakukan tindakan pemadaman," kata Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Minut Usman saat di konfirmasi Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Minggu (26/4/2026).
Dalam operasi tersebut, sebanyak enam personel dari Mako Damkar diterjunkan dengan bantuan dua unit mobil armada.
Petugas bahkan harus melakukan pengisian air sebanyak lima kali (dua kali untuk satu armada dan tiga kali untuk armada lainnya) dari sumber air terdekat guna memastikan api benar-benar padam.
Berdasarkan hasil investigasi sementara di lapangan, kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pemilik rumah yang kurang berhati-hati.
"Kami menduga penyebab kebakaran kelalaian, dimana pemilik rumah sempat membakar kawanan Semut," jelas Usman Kadis Damkar dan Penyelamatan Minut.
Meski seluruh bangunan hangus, Usman memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Terkait total kerugian materiil, pihak berwenang mengaku masih melakukan pendataan lebih lanjut. (tribunmanado.co.id)
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK