Satu Pelaku Pencurian Minimarket di Pringsewu Kabur, Rekannya Tertangkap Warga Saat Beraksi
taryono April 27, 2026 08:19 AM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Satu pelaku pencurian berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor saat aksinya di minimarket Alfa Gentiaras, Kelurahan Pringsewu Timur, Jumat (24/4/2026) malam, dipergoki warga. 

Ia diduga berperan sebagai pengawas di luar lokasi, sementara rekannya yang masuk ke dalam toko justru tertangkap setelah gagal kabur.

Pengurus CV Anugrah, Agus, menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan dilakukan secara spontan, melainkan dengan pola berkelompok yang terorganisir. 

“Satu orang menunggu di luar dengan motor, sementara yang lain masuk dengan alasan ke kamar kecil,” ujarnya. 

Modus ini dinilai cukup rapi karena pelaku berusaha menghindari kecurigaan karyawan.

Namun, gerak-gerik pelaku yang terlalu lama di dalam kamar kecil memicu kewaspadaan. 

Karyawan yang curiga kemudian mencoba memastikan situasi dan mendapati pelaku tengah memasukkan sejumlah barang ke dalam tas. 

“Kami lihat sendiri dia menyimpan barang-barang toko ke dalam tas,” kata Agus. Temuan itu langsung memicu upaya pengamanan oleh pihak toko.

Situasi berubah tegang ketika pelaku panik dan berusaha melarikan diri. 

Ia berlari ke arah pintu keluar dan menabraknya dengan keras hingga mengalami kerusakan. 

“Pelaku berlari kencang hingga menabrak pintu sampai jebol, dan saat diamankan kondisinya sudah berdarah di bagian wajah,” lanjut Agus. 

Kepanikan ini justru mempersempit ruang geraknya.

Warga sekitar yang menyadari kejadian tersebut segera bergerak cepat. 

Pelaku yang terluka berhasil dikejar dan diamankan di lokasi, sementara rekannya yang berada di luar tidak berhasil ditangkap. 

Respons cepat warga menjadi faktor utama gagalnya aksi pencurian tersebut.

Dari pemeriksaan awal, pelaku diketahui membawa tas berisi berbagai barang dagangan seperti sampo dan minyak kayu putih. 

Selain itu, ditemukan pula cokelat batang di dalam jok sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut. 

Temuan ini menguatkan dugaan bahwa pencurian telah direncanakan dengan persiapan tertentu.

Agus juga menyebut bahwa pelaku kemungkinan bukan pertama kali beraksi di tempat itu. 

Rekaman CCTV sehari sebelumnya menunjukkan aktivitas mencurigakan dengan ciri serupa, meski saat itu belum teridentifikasi. 

“Di kejadian kedua ini kami sudah mengenali wajahnya, jadi bisa langsung diantisipasi,” jelasnya.

Saat ini, pelaku yang tertangkap telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. 

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.