Info BMKG: Gempa Magnitudo 2,4 Terjadi di Barat Daya Gunung Kidul Yogyakarta Pagi Ini
Rizali Posumah April 27, 2026 09:22 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diguncang gempa bumi tektonik pada Senin pagi, 27 April 2026.

Aktivitas tektonik adalah pergerakan lempeng kulit bumi (litosfer) yang didorong oleh arus konveksi di mantel bumi, menyebabkan deformasi, patahan, lipatan, gempa bumi, dan pembentukan pegunungan.

Aktivitas ini bersifat endogen, mengubah struktur permukaan bumi secara horizontal maupun vertikal. Indonesia sangat aktif tektonik karena pertemuan Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa getaran terjadi pada pukul 07:53:44 WIB.

Berdasarkan data awal yang dirilis oleh BMKG, berikut adalah rincian parameter gempa tersebut:

Magnitudo: 2,4

Lokasi: 8.90 Lintang Selatan (LS) – 110.46 Bujur Timur (BT)

Pusat Gempa: Berada di laut, sekitar 102 km Barat Daya Gunungkidul, DIY.

Kedalaman: 12 Kilometer.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam keterangan yang diunggah di akun X BMKG, Senin (27/4/2026).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pastikan selalu memantau kanal resmi BMKG melalui aplikasi daring atau media sosial untuk mendapatkan informasi terkini.

Hal yang Perlu Dilakukan saat Gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

1. Tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.