Malam Silang Budaya Lingga-Pahang Semarak di Daik, Pererat Ikatan Serumpun
Mairi Nandarson April 27, 2026 09:28 AM

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Suasana Lapangan Hang Tuah, Daik Lingga, Minggu (26/4/2026) malam, tampak semarak.

Lampu-lampu panggung memantul di wajah para tamu undangan yang duduk berjejer, sementara alunan musik tradisional mulai mengalun pelan, membuka rangkaian Malam Silang Budaya Lingga–Pahang.

Malam itu menjadi momen istimewa bagi rombongan delegasi Kesultanan Pahang yang tengah melakukan kunjungan persahabatan ke Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Sejak awal acara, nuansa keakraban begitu terasa.

Warga dan tamu undangan larut dalam suguhan seni dan budaya yang dipersembahkan secara bergantian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pemberian dan pertukaran cinderamata antara Pemerintah Kabupaten Lingga, perwakilan KJRI, dan rombongan Kesultanan Pahang.

Pertukaran ini menjadi simbol eratnya hubungan historis dan kekerabatan antara kedua wilayah serumpun tersebut.

Tidak hanya itu, panggung hiburan turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni.

Tarian tradisional, alunan biola solo, lagu-lagu daerah, hingga joget dangkung berhasil menghidupkan suasana. 

Tepuk tangan penonton kerap pecah, menandai antusiasme yang tinggi terhadap setiap pertunjukan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, yang hadir bersama rombongan dari Pahang, menyampaikan harapan agar hubungan persaudaraan ini terus terjalin ke depannya.

Sekda Lingga Armia dan Tamu Pahang
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga, Armia, yang hadir bersama rombongan dari Pahang, dalam malam Silang Budaya Pahang - Lingga di Lapangan Hang Tuah, Daik, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Minggu (26/4/2026) malam.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lingga sangat terbuka untuk kunjungan serupa di masa mendatang.

Menurutnya, silaturahmi yang telah terbangun tidak boleh berhenti hanya pada kunjungan kali ini.

“Mudah-mudahan hubungan kekerabatan dan silaturahmi antara Lingga dan Pahang ini dapat terjalin dengan baik dan semakin hari semakin erat, jangan sampai terputus hanya sampai kunjungan ini saja,” ujarnya.

Armia juga menggambarkan suasana Daik yang terasa berbeda sejak kedatangan rombongan dari Pahang beberapa hari terakhir.

Ia menyebut kampung halaman mereka menjadi lebih hidup, bahkan menyerupai suasana hari raya.

“Semenjak kedatangan saudara kita rombongan dari Kesultanan Pahang, kampung kita menjadi sangat ramai, sudah seperti hari raya saja."

"Mudah-mudahan pihak Kesultanan Pahang tidak jera untuk berkunjung ke sini,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau, Herry Andrianto, menyampaikan bahwa dirinya membawa pesan dari Gubernur Kepulauan Riau agar kegiatan kunjungan persahabatan seperti ini terus digalakkan.

Ia menekankan pentingnya mempererat hubungan emosional dan sejarah antara kedua wilayah yang memiliki akar yang sama.

“Semoga melalui kunjungan ini dapat membawa manfaat dan makin erat hubungan antara Kesultanan Pahang dengan Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Lingga. Sejarah mencatat bahwa Kesultanan Riau-Lingga dan Kesultanan Pahang adalah satu darah dan satu keturunan."

"Malam ini menjadi bukti bahwa hubungan itu tidak pernah putus dan semakin hari semakin erat,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda seperti Kapolsek Daik, perwakilan Koramil dan Danlanal, jajaran kepala OPD Lingga, perwakilan OPD Provinsi Kepri, KJRI, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Di penghujung acara, suasana semakin hangat ketika para tamu dan masyarakat berbaur, menikmati hiburan sambil berbincang santai.

Malam Silang Budaya ini tak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat ikatan sejarah dan persaudaraan yang telah lama terjalin antara Lingga dan Pahang.

( tribunbatam.id/febriyuanda )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.